Bawaslu Curiga Pantarlih Tak Turun Lapangan, KPU Beberkan Bukti

- Jurnalis

Rabu, 15 Maret 2023 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Pantarlih saat menempel stiker coklit Gubernur Arinal Djunaidi di Mahan Agung. Foto: Sulaiman

Petugas Pantarlih saat menempel stiker coklit Gubernur Arinal Djunaidi di Mahan Agung. Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bandarlampung menyebut stiker pencocokan dan penelitian (Coklit) banyak yang bermasalah.

Menurut Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrwansah, dari hasil pengawasan melekat, ditemukan kolom stiker coklit tidak diisi dengan lengkap oleh petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih).

“Saat saya turun ke lapangan, ada kolom yang salah tulis, dan itu diketahui oleh petugas Pantarlih dan PPS serta PPK setempat,” ujarnya Rabu (15/3/2023).

Selain itu, terdapat juga jumlah pemilih yang ditulis semua anggota keluarga, bahkan ada yang dikosongkan.

“Bahkan ada stiker coklit yang tidak ditandatangani oleh kepala keluarga,” kata dia.

Menurutnya, hal ini patut dicurigai, petugas coklit hanya mengisi di atas meja dan hanya meminta data KK dan KTP dengan RT setempat tidak turun langsung ke setiap rumah.

Baca Juga :  Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan

Candra menegaskan, pemutakhiran pemilih sangat penting untuk menjamin hak pilih warga yang menentukan hampir semua proses tahapan pemilu yang lain.

“Jadi benar-benar harus hati-hati dan dijalankan penuh rasa tanggung jawab secara kebersamaan,” tandasnya.

Sementara itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandarlampung membantah apabila jajarannya (Pantarlih) tidak turun langsung ke lapangan dengan sistem door to door.

Ketua KPU Bandarlampung Dedi Triadi mengatakan, proses pemutakhiran data pemilih menggunakan aplikasi e-coklit.

Sehingga Pantarlih wajib turun ke lapangan secara door to door untuk mencoklit pemilih.

Baca Juga :  Ruko Jadi Gudang Miras, PMPTSP Bandar Lampung Akan Turun Cek Legalitas

Sebab, lanjutnya, jika Pantarlih tidak turun langsung ke lapangan untuk bertemu dan mendata pemilih, maka akan terdeteksi oleh KPU Bandarlampung melalui aplikasi e-coklit.

“Karena ada titik koordinat yang terekam dan bisa dipantau oleh KPU Kota melalui aplikasi e-coklit,” ujar dia.

Bukti lain bahwa Pantarlih turun ke lapangan yakni dengan adanya proses penempelan stiker di rumah setiap warga yang telah dicoklit.

“Kalau pengawas menemukan ada stiker yang belum terisi, bukan berarti Pantarlih tidak turun lapangan. Justru menunjukan bahwa Pantarlih turun lapangan dengan bukti stiker tertempel,” tandasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan
Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar
Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal
Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat
Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi
Presiden PKS: Swasembada Pangan Harus Sejalan dengan Kesejahteraan Petani
Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:55 WIB

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WIB

Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi

Berita Terbaru

Kadisdikbud Provinsi Lampung Thomas Amrico saat diwawancarai di kantornya, Selasa (3/11/2026).

BREAKING NEWS

Unggah Dokumentasi TKA ke Medsos, 8 Sekolah di Lampung Kena Tegur

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:48 WIB