Bayi Tewas Kecelakaan, Warga Tubaba Tiap Malam ke Pemakaman: Saya Ingin Temani Cucu

- Jurnalis

Sabtu, 6 November 2021 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga almarhum Aldafi di kantor PWI Tubaba. Foto: Istimewa

Keluarga almarhum Aldafi di kantor PWI Tubaba. Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Tulangbawang Barat — Dalam keadaan berduka, Jenika Anggraini didampingi suaminya, Darwin datang ke Mapolres Tulangbawang Barat (Tubaba).

Mereka memberikan keterangan di hadapan penyidik, Jumat (5/11/2021).

Setelah itu, bersama mertuanya Hepni dan Eka Wati, keduanya menyambangi kantor PWI Tubaba.

Keluarga ini bertujuan menyampaikan terima kasih atas dukungan pemberitaan pada kasus kecelakaan tersebut.

Juga, mengharapkan media untuk mengawal perkara yang telah merenggut nyawa Aldafi Anggara, bayi 10 bulan tersebut.

Jenika menjelaskan, sebelum meninggal sang anak mengalami pendarahan di bagian kepala.

Selain itu, tempurung kepala korban retak. Sementara dirinya hanya luka lebam sedikit.

Baca Juga :  Ratusan Pelajar Tubaba Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Gerak Jalan

“Sejak kejadian itu anak saya dirawat 7 hari di Rumah Sakit Muhammadiyah, Metro,” tutur warga Tiyuh Tanjung Selamat Pemekaran Karta, Tulangbawang Udik, Tubaba ini.

Sementara, Darwin berharap polisi dapat segera mengamankan sopir mobil.

“Setelah anak kami meninggal hingga dimakamkan, pemilik mobil maupun sopirnya belum pernah datang ke rumah kami,” sebutnya.

Darwin menceritakan sejak anaknya meninggal, ayahnya trauma berat. Setiap malam ia datang ke pemakaman cucunya.

“Sudah dua kali kami kaget melihat orang tua kami menghilang dari rumah tengah malam. Setelah dicari, dia ditemukan di TPU. Katanya, mau menemani cucunya,” paparnya.

Baca Juga :  Diskominfo Tubaba Adukan Dugaan Pelanggaran Etika Pers ke Dewan Pers

Sementara, Kasatlantas Polres Tubaba Iptu Suarjono Suryaningrat, menjelaskan pada Senin (1/11/202) pihaknya telah memeriksa sopir mobil.

Selain itu keesokan harinya meminta keterangan dua orang saksi mata yang melihat kejadian.

Pemeriksaan ini sesuai laporan polisi Nomor: LP/8/383/XI/2021/SPKT SATLANTAS/POLRES TULANGBAWANG BARAT/POLDA LAMPUNG tanggal 1 November 2021.

Berdasarkan hasil penyelidikan, semua memiliki versi cerita yang berbeda-beda. Karenanya, polisi belum dapat menyimpulkan siapa yang bersalah.

Untuk itu, Sabtu (6/11/2021) pihaknya akan menggelar reka ulang kejadian antara pukul 08.00-09.00 WIB dengan menghadirkan semua pihak. (*)

Red

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, PERWOSI Tubaba Satukan Ratusan Perempuan dalam Senam dan Lomba
Ratusan Pelajar Tubaba Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Gerak Jalan
Diskominfo Tubaba Adukan Dugaan Pelanggaran Etika Pers ke Dewan Pers
Wabup Nadirsyah Lepas Kontingen Pramuka Tubaba ke Jambore Nasional XII 2026
Diskominfo Tubaba Tegaskan Tidak Ada Kebocoran Anggaran Belanja Internet 2026
Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan
Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah
Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, PERWOSI Tubaba Satukan Ratusan Perempuan dalam Senam dan Lomba

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Ratusan Pelajar Tubaba Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Gerak Jalan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:39 WIB

Diskominfo Tubaba Adukan Dugaan Pelanggaran Etika Pers ke Dewan Pers

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Wabup Nadirsyah Lepas Kontingen Pramuka Tubaba ke Jambore Nasional XII 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:54 WIB

Diskominfo Tubaba Tegaskan Tidak Ada Kebocoran Anggaran Belanja Internet 2026

Berita Terbaru