BBM Naik, Truk Pengangkut Sampah Terancam Tidak Beroperasi

- Jurnalis

Kamis, 15 September 2022 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk-truk pengangkut sampah mangkrak. Foto: ist

Truk-truk pengangkut sampah mangkrak. Foto: ist

LAMPUNGCORNER.COM, Metro — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro hanya mampu menganggarkan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) pada truk-truk  pengangkut sampah selama 9 bulan.  Hal itu disebabkan naiknya harga bahan bakar tersebut.

Kepala DLH Kota Metro, Irianto Marhasan mengaku telah menganggarkan biaya BBM truk sampah untuk 12 bulan. Namun, dengan adanya kenaikan harga BBM, secara otomatis harus dilakukan penyesuaian kembali dengan harga BBM yang baru.

“Sudah kita sesuaikan. Harusnya anggaran ini cukup untuk operasional pembelian BBM selama 12 bulan, setelah disesuaikan dengan harga baru, hanya sampai 9 bulan. Tiga bulan berikutnya harus kita ajukan lagi,” ungkapnya, Rabu (14/09/2022).

Oleh karenanya, DLH Kota Metro mengusulkan tambahan anggaran BBM pada APBD Perubahan. Pasalnya, operasional truk sampah yang setiap hari beroperasi itu sangat diperlukan.

“Iya kita minta tambahan. Sudah kita usulkan ke pemerintah, dan juga DPRD. Kalau tidak minta tambah, bagiamana, mudah-mudahan disetujui,” ujarnya.

Ia menuturkan, jumlah truk sampah yang beroperasi milik DLH sekitar 21 unit, dimana setiap harinya membutuhkan BBM sekitar 15 liter.

“Hitung saja, tiga bulan dikalikan 15 liter, dan harga satuan. Lalu dikalikan 21 unit. Kita usulkan untuk BBM saja,” ungkapnya.

Ia berharap dengan usulan tambahan biaya BBM tersebut truk sampah tetap beroperasi seperti biasa. “Sehingga petugas dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya,” singkatnya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo menjelaskan penyesuaian telah dilakukan terkait naiknya harga BBM beberapa waktu yang lalu.

“Kalau ada kenaikan (BBM), berarti liternya yang berkurang. Jadi penyesuaian saja,” terangnya.

Ia mengatakan, sampai saat ini untuk di lingkungan Pemkot Metro pembelian BBM tetap sama, belum menggunakan barcode dalam transaksinya.

“Untuk penerapan barcode pemkot belum menerapkannya. Karena sistem untuk BBM ini dilakukan dengan sistem kontrak,” katanya. (*)

Red

Berita Terkait

Terkait Insiden Antar Mahasiswa, Ketua PWI Lamtim Temui Rektor Universitas Muhammadiyah Metro
Warga Metro Digegerkan Pria Ingin Bunuh Diri Diduga Masalah Keluarga
Dua PNS di Metro Diduga Terlibat Perselingkuhan Hampir Satu Dekade
Buka Praktek Kecantikan Ilegal, Artis Dangdut Bintang Pantura 5 Ditangkap Polres Metro
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Metro, Satu Tewas Ditempat
Dua Remaja di Metro Dihajar OTK, Saat Istirahat Main Bola
Curi Motor untuk Judi, Oknum Satpol PP Metro Diringkus di Pos Jaga DPRD
Sudah memiliki KIA, jangan lupa ambil diskonnya
Berita ini 181 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 November 2023 - 00:57 WIB

Terkait Insiden Antar Mahasiswa, Ketua PWI Lamtim Temui Rektor Universitas Muhammadiyah Metro

Selasa, 17 Oktober 2023 - 11:11 WIB

Warga Metro Digegerkan Pria Ingin Bunuh Diri Diduga Masalah Keluarga

Rabu, 20 September 2023 - 13:50 WIB

Dua PNS di Metro Diduga Terlibat Perselingkuhan Hampir Satu Dekade

Selasa, 12 September 2023 - 17:16 WIB

Buka Praktek Kecantikan Ilegal, Artis Dangdut Bintang Pantura 5 Ditangkap Polres Metro

Senin, 4 September 2023 - 11:32 WIB

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Metro, Satu Tewas Ditempat

Berita Terbaru