Disebut Tidak Pro Rakyat, Agusman Minta Handrie Introspeksi Diri

- Jurnalis

Rabu, 23 Juni 2021 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kericuhan saat sidang paripurna di DPRD Bandarlampung. Puluhan anggota dewan menolak Wiyadi pimpin sidang, Selasa (22/6/2021). Foto: Sulaiman

Suasana kericuhan saat sidang paripurna di DPRD Bandarlampung. Puluhan anggota dewan menolak Wiyadi pimpin sidang, Selasa (22/6/2021). Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, BandarlampungAksi walk out yang dilakukan puluhan Anggota DPRD Bandarlampung saat Sidang Paripurna pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kota Bandarlampung, dinilai tidak pro kepentingan rakyat oleh Handrie Kurniawan, salah satu anggota dewan dari Fraksi PKS.

Menanggapi hal itu, anggota Fraksi Demokrat Agusman Arief mengatakan aksi yang mereka lakukan bukan walk out, melainkan hanya menunggu Wiyadi (Ketua DPRD Bandarlampung) untuk tidak memimpin sidang paripurna.

“Bukan kita mengabaikan kolektif kolegial. Saya lebih paham tata tertib karena saya mantan anggota BK (Badan Kehormatan) lima tahun. Kita juga menunggu walikota, apabila mau melanjutkan sidang ya kita lanjutkan dengan situasi kuorum,” ungkapnya saat dihubungi melalui telepon, Selasa (22/6/2021).

Baca Juga :  Asik Snorkeling, Wisatawan Tewas di Pulau Pahawang

Kemudian, dirinya juga menyayangkan komentar Handrie bahwa 29 anggota dewan itu tidak berpihak kepada kepentingan rakyat. Dirinya menilai apa yang ia lakukan justru memperjuangkan kepentingan rakyat agar LKPj tetap dibahas.

“Saya ingatkan Handrie Kurniawan kalau memang dia mementingkan kepentingan masyarakat Bandarlampung. Dalam satu bulan ini sudah beberapa kali dia meninggalkan kota Bandarlampung. Pada 8 Juni ke Jakarta, 17 Juni ke Palembang. Sekarang ada surat perjalanan dinas ke Magelang. Bagaimana dia memikirkan kepentingan rakyat kalau dia tidak pernah di kantor,” tegas Agusman.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Keluarkan Surat Keputusan, Paket Strategis Provinsi Lampung Capai Rp417,93 Miliar Tahun 2026

Perjalanan itu juga menurutnya bukan perjalanan yang dijadwalkan badan musyawarah, seperti badan kehormatan, atau perjalanan pansus. Tapi perjalanan itu, ungkap Agusman, adalah pribadi yang menggunakan anggaran dinas.

“Saya sangat menyayangkan apa yang dikatakan saudara Handrie. Saya minta dia untuk intropeksi diri terhadap pernyataannya tersebut. Karena pernyataan dengan apa yang dilakukannya itu kontradiksi,” tandasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Prihatin Dugaan Ancaman Terhadap Wartawan, Triga Lampung Desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas PSDA
Ketua Dewan Korpri Marindo Kurniawan, Kukuhkan Pengurus PAW Kabupaten Way Kanan Masa Bakti 2023-2028
Sekdaprov Marindo Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Kota Baru
Gelar Diskusi Olahraga, PWI Lampung Matangkan Kesiapan Porwanas 2027
Resmi! Kejati Lampung Tetapkan Mantan Gubernur Arinal Djunaidi Tersangka Korupsi PT LEB
Sekdaprov Marindo Paparkan Penguatan Transformasi Ekonomi Daerah, Hilirisasi Komoditas di Acara Bank Indonesia Tahun 2026
Warga Serbu Pasar Murah Polresta Bandar Lampung, Solusi Nyata di Tengah Gejolak Harga
Wagub Jihan Hadiri Harlah Muslimat NU ke-80, Perkuat Peran Perempuan Dalam Pemberdayaan Ekonomi
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:53 WIB

Prihatin Dugaan Ancaman Terhadap Wartawan, Triga Lampung Desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas PSDA

Kamis, 30 April 2026 - 14:36 WIB

Ketua Dewan Korpri Marindo Kurniawan, Kukuhkan Pengurus PAW Kabupaten Way Kanan Masa Bakti 2023-2028

Rabu, 29 April 2026 - 18:31 WIB

Gelar Diskusi Olahraga, PWI Lampung Matangkan Kesiapan Porwanas 2027

Selasa, 28 April 2026 - 22:48 WIB

Resmi! Kejati Lampung Tetapkan Mantan Gubernur Arinal Djunaidi Tersangka Korupsi PT LEB

Selasa, 28 April 2026 - 22:34 WIB

Sekdaprov Marindo Paparkan Penguatan Transformasi Ekonomi Daerah, Hilirisasi Komoditas di Acara Bank Indonesia Tahun 2026

Berita Terbaru