Diserbu Warga, Gerakan Pangan Murah di Kotabumi Ludes Kurang dari Satu Jam

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Romli bersama Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Utara drg. Meri Farida Hamartoni mengecek minyak yang tersedia di GPM TOS Kotabumi, Rabu (25/2/2026).

Wakil Bupati Romli bersama Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Utara drg. Meri Farida Hamartoni mengecek minyak yang tersedia di GPM TOS Kotabumi, Rabu (25/2/2026).

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Ratusan warga memadati kawasan Taman Olah Seni (TOS) Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (25/2/2026). Sejak pagi hari, antrean panjang sudah terlihat. Antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga seluruh bahan pokok yang dijual dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) ludes dalam waktu kurang dari satu jam.

Ramainya warga yang datang menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Program GPM yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menjadi langkah konkret untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Wakil Bupati (Wabup) Lampung Utara, Romli, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, menjaga stabilitas harga pangan, serta memperkuat ketahanan pangan,” ujar Romli di sela kegiatan.

Ia menambahkan, menjelang Ramadan dan Lebaran pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terbebani lonjakan harga.

Baca Juga :  Orgen Tunggal hingga Malam Disorot, PC IMM Lampura Desak Polisi Bertindak dan Minta Bupati Bentuk Perda

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Utara, Muzarin Daud, menjelaskan bahwa pelaksanaan GPM kali ini didukung oleh Perum Bulog, Tama Jaya sebagai pemasok telur ayam, Bunga Mayang, Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Lampung Utara, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) Lampung Utara, dan Dinas Kesehatan Lampung Utara.

Berbagai komoditas disediakan dalam jumlah besar, antara lain 3,5 ton beras SPHP, 1.200 liter minyak goreng, 2,3 ton gula pasir, 200 kilogram telur ayam ras, 300 tabung LPG ukuran 3 kilogram, serta cabai, sayuran dan bawang.

Harga yang ditawarkan jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar, antara lain beras Rp57.000 per kemasan (harga pasar Rp60.000), minyak goreng Rp15.000 per liter (pasar Rp16.000), gula Rp16.000 per kilogram (pasar Rp18.000), telur ayam Rp27.000 per kilogram.

Baca Juga :  Ukir Prestasi Sebagai Camat Abung Selatan, Agus Rama Halik Bidik Kursi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan

Kemudian, cabai merah keriting Rp25.000 per kilogram (pasar Rp42.000), cabai rawit hijau Rp33.000 per kilogram (pasar Rp60.000), bawang putih Rp33.000 per kilogram (pasar Rp39.000), bawang merah Rp36.000 per kilogram (pasar Rp43.000), serta LPG 3 kilogram Rp20.000 per tabung (pasar Rp23.000).

“Gerakan Pangan Murah ini terbukti membantu masyarakat karena harga lebih rendah dari pasar. Kami melibatkan Bulog dan produsen langsung sehingga harga bisa ditekan,” jelas Muzarin.

Di tengah keramaian dan antrean yang padat, warga tetap terlihat antusias. Rosidar, warga Kelurahan Tanjung Aman, mengaku rela berdesakan demi mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah.

“Sangat membantu sekali. Harapannya kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan, apalagi menjelang puasa dan Lebaran,” ujarnya.

Tingginya animo masyarakat menunjukkan bahwa GPM bukan sekadar ajang belanja hemat, tetapi juga menjadi bukti nyata pentingnya kehadiran pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan memberikan rasa aman bagi masyarakat menjelang hari besar keagamaan. (*)

Berita Terkait

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial
Ukir Prestasi Sebagai Camat Abung Selatan, Agus Rama Halik Bidik Kursi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan
Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Lampura Sepakati Orgen Tunggal Hanya sampai Pukul 17.00 WIB
Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik
Debu Vulkanik GAK Menyebar, Sekolah di Lampura Beralih ke Pembelajaran Online
Target Berubah Lagi, DPRD Lampura Bakal Panggil Pengembang Pasar Dekon
Sempat Dilanda Kebakaran, Pelayanan Pasien RSUD Ryacudu Kotabumi Kembali Normal
Musyda Fokal IMM Lampura, Suwardi Kembali Terpilih Jadi Ketua Periode 2026-2031
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:16 WIB

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Senin, 28 September 2026 - 12:25 WIB

Ukir Prestasi Sebagai Camat Abung Selatan, Agus Rama Halik Bidik Kursi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan

Selasa, 8 September 2026 - 10:59 WIB

Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Lampura Sepakati Orgen Tunggal Hanya sampai Pukul 17.00 WIB

Senin, 7 September 2026 - 16:14 WIB

Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik

Senin, 7 September 2026 - 08:47 WIB

Debu Vulkanik GAK Menyebar, Sekolah di Lampura Beralih ke Pembelajaran Online

Berita Terbaru