LampungCorner.com, PESAWARAN – Bupati Pesawaran, Nanda Indira Bastian, melakukan kunjungan kerja ke dua sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Way Lima, yakni Sentra Produsen Kerupuk di Desa Sidodadi serta Sentra Produsen Gula Semut dan Kopi Vista Abadi di Desa Banjar Negeri, Senin (27/10/2025).
Kunjungan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif serta memperluas pasar produk unggulan daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Nanda menegaskan bahwa Pemkab Pesawaran akan terus memberikan dukungan penuh bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing, baik di pasar lokal maupun internasional.
“Kualitas dan kemasan harus terus ditingkatkan. Kemasan yang menarik bukan hanya memperkuat identitas produk, tapi juga meningkatkan nilai jualnya,” ujar Nanda.
Ia juga menekankan pentingnya peran koperasi sebagai wadah penguatan jaringan usaha, sejalan dengan program Koperasi Merah Putih yang digagas pemerintah pusat. Menurutnya, kolaborasi antar-pelaku usaha dan pemerintah merupakan kunci agar UMKM Pesawaran semakin berdaya saing.
Lebih lanjut, Nanda menuturkan bahwa Pemkab Pesawaran tengah menyiapkan langkah strategis melalui pendampingan, pelatihan, dan penguatan akses permodalan yang melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Koperasi.
“Kami ingin wisatawan yang datang ke Pesawaran bisa membawa pulang produk lokal sebagai oleh-oleh. Sinergi antara UMKM dan pariwisata akan mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat,” jelasnya.
Di sisi lain, pelaku usaha lokal menyambut baik perhatian pemerintah daerah tersebut.
Owner Kerupuk Nayla, Yuli Mela Sari, mengaku bangga atas kunjungan Bupati Nanda. Usaha yang dirintisnya sejak 2007 itu kini memproduksi berbagai jenis kerupuk seperti kerupuk ikan, jengkol, dan semprong dengan kapasitas mencapai 200 kilogram per hari dan distribusi ke seluruh wilayah Lampung.
“Kami berterima kasih atas perhatian Ibu Bupati. Semoga dukungan terhadap pelaku usaha kecil terus berlanjut, terutama dalam hal pemasaran dan bantuan peralatan produksi,” ungkap Yuli.
Sementara itu, Owner Vista Abadi, Siti, turut mengapresiasi kehadiran Bupati Pesawaran di sentra usahanya yang fokus memproduksi minuman tradisional berbahan alami seperti jahe instan, wedang uwuh, dan gula semut aren.
“Saat ini Vista Abadi memiliki 24 varian produk yang sudah menembus pasar nasional dan ekspor ke Korea Selatan, Singapura, dan Malaysia. Kunjungan ini jadi motivasi besar bagi kami untuk menuntaskan sertifikasi organik gula semut dan kopi pada 2026,” kata Siti.
Dengan semangat kolaborasi dan dukungan nyata dari pemerintah daerah, sektor UMKM Pesawaran diharapkan terus berkembang, menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus ikon kebanggaan daerah. (*)
Editor: Furkon Ari










