DPRD Soroti Lambannya Implemtasi MCU di Bandar Lampung

- Jurnalis

Kamis, 20 Maret 2025 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGCORNER.COM – Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung mendapat sorotan tajam karena dinilai lamban dalam menindaklanjuti program pemeriksaan kesehatan gratis (Medical Check-Up/MCU) yang diinisiasi oleh pemerintah pusat.

Program ini, yang resmi dimulai pada 1 Februari 2025, bertujuan untuk mendeteksi penyakit sejak dini dan menekan angka kematian di masyarakat.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, menilai program ini merupakan langkah positif dari pemerintah pusat. Namun, implementasinya di Bandar Lampung masih jauh dari harapan.

“Program ini seharusnya bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan, mulai dari balita, anak-anak, dewasa, hingga lansia. Sayangnya, di lapangan masih banyak kendala,” katanya.

Salah satu kendala utama adalah keterbatasan fasilitas di Puskesmas. Belum semua Puskesmas di Bandar Lampung memiliki peralatan yang memadai, sehingga banyak masyarakat yang sudah mendaftar melalui aplikasi

Baca Juga :  Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa

“SATUSEHAT Mobile” tetapi belum bisa dilayani.

MCU gratis ini diberikan kepada masyarakat pada hari ulang tahun mereka dengan syarat mendaftar melalui aplikasi tersebut.

Setelah terdaftar, peserta dapat menjalani pemeriksaan di Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Namun, minimnya alat medis di beberapa fasilitas kesehatan menyebabkan layanan ini berjalan lambat.

Asroni juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini Komisi IV DPRD belum melakukan koordinasi langsung dengan Dinas Kesehatan terkait kesiapan fasilitas kesehatan untuk menjalankan program ini.

“Koordinasi antarinstansi perlu segera dilakukan agar program ini berjalan optimal,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Puskesmas Sumur Batu, Telukbetung Selatan, menyatakan bahwa layanan MCU sudah mulai dilakukan di fasilitas mereka.

Baca Juga :  Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat

“Kami sudah mulai melaksanakan pemeriksaan, tetapi saat ini masih mengajukan bahan medis habis pakai (BMHP) untuk mendukung kelancaran layanan,” ungkapnya.

Masyarakat yang ingin mengakses layanan ini dapat mendaftar melalui aplikasi “SATUSEHAT Mobile” dan mendapatkan tiket pemeriksaan.

Setelah itu, peserta bisa langsung menuju Puskesmas atau rumah sakit untuk melakukan scan barcode dan menjalani pemeriksaan kesehatan.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan deteksi dini penyakit.

Namun, tanpa kesiapan fasilitas yang memadai dan koordinasi yang baik antarinstansi, tujuan tersebut sulit tercapai. (*)

Berita Terkait

Bank Lampung Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
Tuan Rumah Porwanas XV 2027, PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik
Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan
Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa
Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat
PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah
Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027
Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 17:08 WIB

Bank Lampung Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Tuan Rumah Porwanas XV 2027, PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi hasil AI.

LAMPUNG UTARA

Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik

Senin, 7 Sep 2026 - 16:14 WIB