Home / HUKUM / PESISIR BARAT

Jumat, 5 Maret 2021 - 14:12 WIB

Duel Anggota TNI AL vs Warga Sipil Rebutan Lahan Sawit

Ilustrasi/Foto: Istimewa

Ilustrasi/Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM,Lampung Barat – Pertikaian sengit antara anggota TNI AL Serka Imron (52) dan seorang warga bernama Syafei (58), akibat berebut lahan sawit di Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), berujung ditetapkannya Syafei sebagai tersangka.

Seperti dilansir dari rilislampung.id (group lampungcorner.com) “Syafei ditangkap berdasarkan laporan dari anak Serka Imron,” ungkap IPDA Juherdi, Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Lampung Barat (Lambar), Jumat (5/3/2021).

Juherdi menuturkan, pihaknya masih mendalami dan menyelidiki motif daripada kasus perkelahian itu.

“Serka Imron saat ini masih menjalani pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek Bandar Lampung, sehingga belum bisa untuk dimintai keterangan, keterangan sementara hanya dari pelapor,” tutur Juherdi.

Sebelumnya, terjadi perselisihan terkait kepemilikan lahan sawit seluas dua hektar antara Serka Imron dan Syafei, keduanya warga Desa Gedung Cahya Kuningan, Kecamatan Ngambur, Pesibar.

Perselisihan itu diketahui sudah terjadi sekitar delapan tahun dan tak kunjung mendapat titik temu.

Keduanya pun terlibat cekcok mulut hingga perkelahian di tengah perkebunan sawit. Dalam duel sengit itu, keduanya menggunakan senjata tajam jenis golok.

Dalam perkelahian itu keduanya menderita luka bacok. Serka Imron mengalami luka di beberapa bagian wajah seperti pipi kanan dan rahang kiri. Sementara Syafei terluka di bagian pelipis kanan, pergelangan tangan kanan, dan bagian dada.

Oleh warga yang melihat peristiwa itu, Serka Imron pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Abdul Muluk Bandarlampung, sementara Syafei dibawa ke Pusekesmas Ngambur.(*)

 

EDITOR:REDAKSI

Share :

557 views

Baca Juga

BANDAR LAMPUNG

Komisi III DPR RI Minta Polda Ungkap Tokoh Utama di Balik Kasus Mafia Tanah Malangsari

HUKUM

Dalam 20 Hari, Polrestabes Semarang Tangkap 16 Pengedar dan 13 Pemakai Narkoba

BANDAR LAMPUNG

Kejati Tetapkan Mantan Kepala DLH dan 2 Lainnya Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Retribusi Sampah

BANDAR LAMPUNG

Unila Beri Bantuan Hukum Pejabat Tersangka, Tetap Lanjutkan Jalur Mandiri

HUKUM

Dalam 8 Bulan Polda Sultra Berhasil Ungkap Peredaran 5,9 KG Sabu

BANDAR LAMPUNG

Aspidsus Kejati Lampung Dimutasi, Buntut Kasus DPRD Tanggamus?

BANDAR LAMPUNG

Laporan Aliansi Masyarakat Lampung soal Menag Yaqut Diterima

PESISIR BARAT

Truk Muatan 15 Ton Biji Sawit Terbalik di Jalur Lintas Liwa-Krui