Home / BANDAR LAMPUNG / BISNIS

Senin, 21 Juni 2021 - 13:54 WIB

Enam Gerai Disegel, Pemilik Bakso Terkenal Ini Diduga Kemplang Pajak Ratusan Juta

Ilustrasi Kalbi Rikardo Rilislampung.id (group lampungcorner.com)

Ilustrasi Kalbi Rikardo Rilislampung.id (group lampungcorner.com)

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung – Menurut pihak Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandarlampung, sebanyak 18 gerai bakso Son Hajisony yang ada di Bandarlampung diduga mengemplang pajak hingga Rp270 juta perbulan. Jumlah itu didapat karena tidak maksimalnya penggunaan tapping box yang ada.

Kepala BPPRD Bandarlampung Yanwardi mengatakan, dari 18 gerai bakso yang ada, pemilik hanya membayar Rp130 juta dari perkiraan pajak yang mencapai Rp400 juta.

Yanwardi mengatakan, gerai Bakso Son Hajisony sebenarnya diketahui cukup patuh membayar pajak. Hanya saja, menurutnya, penyegelan yang dilakukan sebelumnya karena pengusaha tidak mau memaksimalkan pemakaian tapping box.

addgoogle

“Mereka rata-rata membayar pajak Rp130 juta. Permasalahannya, mereka tidak gunakan tapping box secara maksimal. Padahal, potensi pajaknya mencapai Rp400 juta. Jadi kita curiga kenapa tidak mau pakai tapping box,” ungkapnya kepada rilislampung.id (group lampungcorner.com), Senin (21/6/2021).

Terpisah, Ketua Tim Pengendalian Pemeriksaan dan Pengawasan Pajak Daerah (P4D) Pemkot Bandarlampung M. Umar mengatakan, hingga kini pihaknya sudah menyegel enam gerai Bakso Son Hajisony, karena dianggap kurang maksimal menggunakan tapping box.

Menurut Umar, siapapun yang memiliki usaha di Bandarlampung harus taat aturan dan hukum. Maka jika tidak ikut aturan, timnya akan bertindak tegas.

“Pemerintah sebelumnya sudah melakukan tindakan persuasif, Tapi setelah ditunggu tidak juga berubah, maka ditindak tegas. Pemilik usaha Bakso Sony kami minta kooperatif. Kalau tidak semua gerai akan kami segel,” tegasnya.

Umar menambahkan, hingga kini pihak pemilik Bakso Son Hajisony belum ada iktikad baik.

“Mungkin pihak mereka saat ini masih mempelajari berkas,” tukas Umar kemudian.

Sementara itu, menurut salah satu kasir gerai Bakso Son Hajisony yang terletak di Jalan Ratu Dibalau, Kelurahan Tanjungsennag, Kecamatan Tanjungsenang, Bandarlampung menyangkal tempatnya bekerja tidak memasang tapping box.

“Sejak awal kita sudah pakai mesin tapping box. Kalau soal ada mesin lain, saya tidak tahu kalau begitu,” kilahnya beberapa waktu lalu usai gerainya disegel. (*)

Red

add

Share :

297 views

Baca Juga

BANDAR LAMPUNG

Mobil Plat Merah Parkir di Tempat Hiburan, Begini Penjelasan Bapenda

BANDAR LAMPUNG

Mantan Napi Koruptor Nyaleg di Pemilu 2024, Bawaslu Tunggu Tanggapan Masyarakat

BANDAR LAMPUNG

12 Jam Penggeledahan Gedung Rektorat Unila, KPK Bawa 5 Koper dan Ratusan Berkas

BANDAR LAMPUNG

Ditinggal saat Panaskan Mesin, Mobil Warga Kemiling Digondol Maling

BANDAR LAMPUNG

Dua Mahasiswa Diculik, Dibuang ke Lamteng, dan Mobilnya Dirampas

BANDAR LAMPUNG

Ini Cerita Mahasiswa IIB Darmajaya, Magang di Auto2000

BANDAR LAMPUNG

20 Ribu PKL, Warung, dan Nelayan di Bandarlampung Dapat Bantuan Tunai

BANDAR LAMPUNG

Dua Tahun Sudah, Warga Perumahan Lamban Bhayangkara Kesulitan Air Bersih