Geger! Satu Kontainer Senjata Milik US Army Disegel Bea Cukai Panjang, Ini Penjelasannya

- Jurnalis

Senin, 25 Juli 2022 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Minggu (24/7/2022) pagi sebagian warga Bandarlampung dibuat geger. Penyebabnya, kabar mengejutkan datang dari pesan berantai yang masuk melalui WhatsApp.

Kabar itu berupa laporan tentang penyegelan oleh Bea Cukai Pelabuhan Panjang Lampung.

Barang yang disegel lah yang membuat geger. Yakni, berupa 1 Tricon Container US Army. Isinya dikabarkan senjata yang tidak tercantum dalam daftar izin impor sementara yang diajukan vendor PT JT Square.

Menurut informasi tersebut, penyegelan sebenarnya dilakukan pada Jumat (22/7/2022) pukul 22.00 WIB. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan pada Sabtu (23/7/2022) pukul 08.00 WIB, ditemukan lagi senjata yang tidak tercantum pada daftar izin impor sementara yang juga diajukan vendor PT JT Square.

Baca Juga :  Kejari Lampung Timur Geledah Kantor DLHPPKP, Usut Dugaan Korupsi Proyek Jalan Lingkungan Rp24 Miliar

Terkait informasi itu, wartawan Rilisid Lampung berupaya mengkonfirmasi kebenarannya.

Berdasarkan keterangan Manager HSSE (Health, Safety, Security, Environment) PT Pelindo II Panjang Adie Nugroho, satu kontainer senjata itu akan dipergunakan dalam latihan perang bersama antara TNI Angkatan Darat dan tentara Amerika Serikat.

“Garuda Shield namanya. Jadi kegiatan ini legal. Tercatat di TNI Angkatan Darat. Itu kegiatannya rutin,” katanya.

Karenanya, ia juga memastikan, peristiwa tersebut bukanlah penyelundupan. Hanya memang, senjata-senjata itu tidak terdaftar dalam manifest kapal.

Baca Juga :  14 SPPG Dinyatakan Berhenti Operasional, Ini Jawaban Koordinator BGN Lampura!

Ia menambahkan, saat ini, senjata itu sedang diurus kelengkapan manifest-nya oleh TNI AD.

“Jadi bukan penyelundupan. Kegiatan latihannya kan ada. Dan senjata-senjata itu alat penunjang latihan perang,” pungkasnya.

Terpisah, Kapenrem 043/Gatam, Mayor CPM Eva Y. Kamal juga membenarkan jika senjata itu akan digunakan dalam rangka latihan perang bersama.

“Semua dalam rangka giat latihan bersama Garuda Shield. Dan pendataan pencocokan pasti dilakukan,” jelasnya.(*)

 

Red

Berita Terkait

SIWO PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas, Sistem Digital Siap Cegah Kecurangan Atlet
Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama
Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah
Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju
Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter
Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah
Gubernur Mirza Resmikan Jembatan Garuda di Kabupaten Mesuji, Realisasi Program Presiden Prabowo Subianto
Dulu Satu Jam Kini Lima Menit, Jalan Rawa Jitu-Umbul Mesir Ubah Wajah Distribusi Pertanian Tulang Bawang
Berita ini 170 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:36 WIB

SIWO PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas, Sistem Digital Siap Cegah Kecurangan Atlet

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:19 WIB

Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:14 WIB

Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:09 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36 WIB

Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Berita Terbaru