Gubernur Mirza Sebut 20 dari 32 Tambang Ilegal Telah Ditutup

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal/Foto: Rima

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal/Foto: Rima

LAMPUNGCORNER.COM – Merespons data Bareskrim Polri, yang menyebut adanya 32 titik tambang ilegal di Lampung.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menyebut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung telah menutup setidaknya 20 titik.

Hal ini disampaikan Mirza di Kantor Gubernur Lampung, pada Kamis 13 November 2025.

“Berdasarkan laporan dari kepala DLH Lampung, eudah banyak tambang ilegal yang kita sudah tertibkan karena memang mereka mempercepat kerusakan jalan,” kata Mirza.

Menurutnya langkah ini sebagai komitmen Pemprov Lampung dalam menertibkan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) yang masih marak beroperasi di berbagai wilayah.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Bersama Ketua Umum BPP Akbar Buchari Meriahkan Half Marathon Hipmi Lampung 2026

Langkah ini menurut Mirza perlu dilakukan meskipun Pemprov Lampung tak ingin mematikan usaha rakyat.

Justru menurutnya banyak tambang dikelola oleh masyarakat lokal yang justru bisa menjadi potensi ekonomi daerah.

“Kita bukan ingin mematikan usaha rakyat, tapi kita ingin semuanya tertib,” jelasnya.

Terutama ia meminta tambang rakyat juga diatur dengan baik dan bisa menghasilkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi daerah.

Karenanya Mirza mengajak masyarakat untuk melaporkan jika menemukan adanya aktivitas tambang ilegal yang beroperasi.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Wulan Mirza Hadiri Kajian Akbar, Upaya Tingkatkan Iiterasi Penting Ekonomi Syariah

“Saya mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pemerintah jika menemukan aktivitas penambangan ilegal,” tutupnya.

Sementara itu berdasarkan data DLH Provinsi Lampung mencatat terdapat 107 perusahaan tambang berizin yang masih beroperasi di wilayah Lampung.

Adapun perusahaan ini tersebar dihampir seluruh daerah di Lampung mulai dari Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Mesuji, Pesawaran, Pringsewu, Pesisir Barat, Tulang Bawang, Tanggamus, dan Way Kanan.

Komoditas yang ditambang di antaranya andesit, gamping, basalt, feldspar, dan pasir kuarsa. (*)

Berita Terkait

Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen
Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Dampak El Nino terhadap Sektor Pertanian
Gubernur Mirza Sambut Inisiatif Bakrie Center Fondation, Perkuat Sinergi Bumdes Penggerak Ekonomi Desa
Pemprov Lampung Dorong Perguruan Tinggi Swasta Jadi Motor Peningkatan Kualitas SDM Lampung
Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 2026
Wagub Jihan Terima Kunjungan Kohati HMI Bandar Lampung, Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan Muda
Gubernur Mirza Tandatangani Kesepakatan Studi Kelayakan Kawasan Industri Energi Katibung
Penanggulangan TBC Jadi Prioritas, Wagub Jihan Minta RAD Segera Dituntaskan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:34 WIB

Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:30 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Dampak El Nino terhadap Sektor Pertanian

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:23 WIB

Gubernur Mirza Sambut Inisiatif Bakrie Center Fondation, Perkuat Sinergi Bumdes Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Dorong Perguruan Tinggi Swasta Jadi Motor Peningkatan Kualitas SDM Lampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 2026

Berita Terbaru