Gubernur Mirza Sebut Tunda Bayar 2025 Tinggal Rp150 Miliar, Segera Diselesaikan

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ist

Ist

Lampungcorner.com – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan bahwa nilai tunda bayar Pemerintah Provinsi Lampung pada tahun anggaran 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya dan akan segera dituntaskan.

Mirza mengungkapkan, tunda bayar pada 2025 tercatat sebesar Rp150 miliar, jauh lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp600 miliar.

“Ada tunda bayar, tetapi akan segera kita atasi. Tahun 2025 kemarin kita ada Rp600 miliar, tahun ini tinggal Rp150 miliar,” ujar Mirza.

Ia menegaskan, Pemprov Lampung berkomitmen menyelesaikan kewajiban tersebut dalam waktu dekat agar tidak mengganggu jalannya program pemerintahan dan pelayanan publik.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menjelaskan bahwa saat ini proses penuntasan tunda bayar masih menunggu perhitungan final dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga :  Gubernur Mirza Pimpin Rakor Peningkatan Produksi Pangan, Target Luas Panen 1 Juta Hektare per Tahun

“Tunda bayar ini masih dalam proses perhitungan. Kami memastikan mana yang benar-benar tunda bayar dan mana yang masuk kategori gagal pelaksanaan kegiatan, seperti putus kontrak atau kegiatan yang tidak dilaksanakan,” jelas Marindo.

Menurutnya, saat ini tengah dilakukan rekonsiliasi data antara OPD dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung.

Proses tersebut juga akan melalui tahapan review Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk memastikan keakuratan dan kepatuhan terhadap ketentuan.

Baca Juga :  Resmi! LSO Lampung Tahun 2026 Dibuka, Pemprov Tegaskan Cetak Atlet Muda Berbakat

“Hasilnya nanti akan menjadi dasar untuk dianggarkan dan diselesaikan secepatnya,” ujarnya.

Marindo mengakui, tunda bayar merupakan risiko fiskal yang sejak awal sebenarnya ingin dihindari. Namun, pada tahap perencanaan, proyeksi penerimaan daerah disusun secara optimistis bersama DPRD, sementara realisasi pendapatan dalam pelaksanaannya tidak sepenuhnya sesuai harapan.

“Oleh karena itu, kegagalan melakukan pembayaran menjadi risiko yang harus dihadapi dan tentu harus segera diselesaikan,” katanya.

Ia menambahkan, Gubernur Lampung telah menginstruksikan seluruh OPD terkait untuk segera melakukan penataan kembali dan percepatan penyelesaian tunda bayar tersebut.

“Teknis pelaksanaannya nanti akan dikoordinasikan oleh BPKAD,” pungkas Marindo.

Berita Terkait

Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen
Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Dampak El Nino terhadap Sektor Pertanian
Gubernur Mirza Sambut Inisiatif Bakrie Center Fondation, Perkuat Sinergi Bumdes Penggerak Ekonomi Desa
Pemprov Lampung Dorong Perguruan Tinggi Swasta Jadi Motor Peningkatan Kualitas SDM Lampung
Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 2026
Wagub Jihan Terima Kunjungan Kohati HMI Bandar Lampung, Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan Muda
Gubernur Mirza Tandatangani Kesepakatan Studi Kelayakan Kawasan Industri Energi Katibung
Penanggulangan TBC Jadi Prioritas, Wagub Jihan Minta RAD Segera Dituntaskan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:34 WIB

Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:30 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Dampak El Nino terhadap Sektor Pertanian

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:23 WIB

Gubernur Mirza Sambut Inisiatif Bakrie Center Fondation, Perkuat Sinergi Bumdes Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Dorong Perguruan Tinggi Swasta Jadi Motor Peningkatan Kualitas SDM Lampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 2026

Berita Terbaru