Hari AIDS Sedunia, Ini Makna Pita Merah dan Peran Masyarakat!

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pita merah. Foto tangkapan layar akun instagram kim_bishops

Ilustrasi pita merah. Foto tangkapan layar akun instagram kim_bishops

LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Setiap 1 Desember, dunia kembali bersatu dalam satu suara, yakni melawan HIV dan AIDS. Sejak pertama kali diperingati pada 1988, Hari AIDS Sedunia menjadi momentum global yang mengajak masyarakat menghapus stigma, meningkatkan kepedulian, serta mengenang mereka yang telah gugur akibat AIDS.

Dikutip dari worldaidsday.org, peringatan ini terus menjadi ruang bersama untuk menyuarakan dukungan kepada orang-orang yang hidup dengan HIV.

Hari AIDS Sedunia juga menyoroti pengalaman nyata para penyintas HIV yang hingga kini masih menghadapi tantangan medis maupun sosial.

Momentum ini mendorong lahirnya kepemimpinan, aksi nyata, dan komitmen kolektif demi mewujudkan masa depan di mana HIV tidak lagi menjadi hambatan bagi siapa pun.

Baca Juga :  PWI Pusat Usulkan Fellowship Jurnalistik 2026, Wartawan Berkompeten Berpeluang Dapat Insentif Rp1,6 Juta per Bulan

Di balik kampanye global ini, terdapat simbol yang begitu lekat, yaitu Pita Merah. Diciptakan pada 1991 oleh dua belas seniman dalam proyek Visual AIDS di New York, pita ini berkembang menjadi ikon solidaritas yang mendunia.

Warna merah dipilih karena melambangkan keberanian, cinta, dan kepedulian yang merupakan sebuah pengingat bahwa di balik data dan angka, ada manusia yang membutuhkan dukungan.

Pita Merah menjadi ekspresi visual dari harapan dan empati, mengajak semua orang untuk berdiri bersama penyintas HIV tanpa diskriminasi.

Baca Juga :  Mahasiswa Unila Juara 2 Lomba Video Pendek, Wakili Polda Lampung Pada Ajang Nasional

Hari AIDS Sedunia bukan hanya seremonial, tetapi panggilan untuk bertindak. Masyarakat dapat berkontribusi dengan menyebarkan informasi yang benar tentang HIV dan AIDS, mendukung organisasi yang fokus pada penanganan isu ini, serta memperlakukan orang yang hidup dengan HIV dengan penuh penghormatan dan tanpa stigma.

Di tengah langkah menuju masa depan bebas diskriminasi, Hari AIDS Sedunia selalu mengingatkan bahwa perjuangan melawan HIV adalah perjuangan kemanusiaan tentang kepedulian, solidaritas, dan tekad bersama membangun dunia yang lebih inklusif. (*)

Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

HMI Cabang Bandar Lampung Kecam Keras Tindakan Bun Kopi Kedaton Soal Lahan Parkir
Peduli Kemanusiaan, Polda Lampung Lepas Tim Bantuan Kesehatan ke Sumatera Barat
Gubernur Mirza Ajak PDIP Lampung Perkuat Kolaborasi Membangun Daerah
Konferda PDIP Lampung, Winarti Terpilih Ketua Baru Gantikan Sudin
Karang Taruna Pesawaran Siap Menghadirkan Motivator No. 1 Indonesia, Mr. Syafii Efendi
Mengapa Cloudflare Penting bagi Keamanan dan Kenyamanan Internet?
Pemprov Lampung Salurkan Donasi Rp240 Juta, Wujud Peduli Bencana Sumatera
Pemprov Lampung Lakukan Mutasi, Lima Pejabat Eselon II Dilantik
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 23:08 WIB

HMI Cabang Bandar Lampung Kecam Keras Tindakan Bun Kopi Kedaton Soal Lahan Parkir

Sabtu, 6 Desember 2025 - 21:44 WIB

Peduli Kemanusiaan, Polda Lampung Lepas Tim Bantuan Kesehatan ke Sumatera Barat

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:48 WIB

Gubernur Mirza Ajak PDIP Lampung Perkuat Kolaborasi Membangun Daerah

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:19 WIB

Konferda PDIP Lampung, Winarti Terpilih Ketua Baru Gantikan Sudin

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:02 WIB

Karang Taruna Pesawaran Siap Menghadirkan Motivator No. 1 Indonesia, Mr. Syafii Efendi

Berita Terbaru