Hari Desa Nasional 2026, Pemprov Lampung Perkuat Komitmen Bangun Kemandirian Desa

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan daerah guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Upaya tersebut dilakukan melalui kreativitas dan inovasi dengan tetap mengedepankan prinsip partisipatif, transparansi, dan akuntabilitas.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Lampung, Lukman Pura, pada Apel Mingguan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Desa Nasional (HDN) Tahun 2026, Senin (19/01/2025).

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan selamat memperingati Hari Desa Nasional Tahun 2026. Semoga momentum ini semakin menguatkan komitmen kita bersama dalam membangun desa yang mandiri, maju, dan sejahtera sebagai pilar utama pembangunan daerah dan nasional,” ujarnya.

Dalam rangka mewujudkan visi “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas”, Pemerintah Provinsi Lampung telah menetapkan program unggulan Program Desaku Maju.

Program ini dirancang sebagai solusi strategis untuk mengurangi kesenjangan antarwilayah sekaligus mendorong desa menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

Baca Juga :  Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi

Program Desaku Maju berfokus pada pemberdayaan ekonomi desa, peningkatan infrastruktur dasar, penguatan kapasitas sumber daya manusia lokal, serta penyediaan wadah promosi dan pemasaran produk unggulan desa.

Selain itu, program ini juga memperkuat jejaring pelaku usaha lokal dan meningkatkan daya saing ekonomi desa melalui berbagai event berbasis budaya, ekonomi kreatif, dan kearifan lokal.

“Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat desa, tetapi juga mengubah pola pikir dari sekadar penerima bantuan menjadi pelaku pembangunan yang mandiri dan kreatif,” lanjutnya.

Secara data, Provinsi Lampung memiliki 2.446 desa berdasarkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia tahun 2025.

Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM), Lampung menunjukkan tren positif peningkatan status desa yang mencerminkan keberhasilan pembangunan berbasis desa.

Hingga tahun 2025, tercatat sebanyak 699 desa berkembang yang menunjukkan kemajuan akses dasar seperti listrik, air bersih, dan pendidikan, serta fokus pada penguatan ekonomi lokal pertanian dan perikanan.

Baca Juga :  Rapat Perdana Humas HPN-Porwanas 2027 Digelar, Ketua PWI Lampung Tekankan Kekompakan Tim

Selain itu, terdapat 1.186 desa maju yang telah memiliki infrastruktur dan tingkat kesejahteraan tinggi, termasuk inovasi desa wisata dan fasilitas layanan dasar yang memadai.

Sementara itu, 561 desa mandiri di Provinsi Lampung menjadi contoh keberhasilan pembangunan desa dengan kemandirian ekonomi, sosial, dan lingkungan yang ditopang inovasi teknologi serta partisipasi aktif masyarakat.

Desa yang di Provinsi Lampung dikenal dengan sebutan desa, pekon, atau tiyuh memiliki peran strategis sebagai fondasi pembangunan daerah.

Keberadaan desa-desa tersebut mencerminkan kematangan pembangunan Provinsi Lampung yang tumbuh melalui proses panjang dan berkelanjutan, baik dari aspek infrastruktur, perekonomian, pendidikan, maupun kebudayaan.

Melalui peringatan Hari Desa Nasional 2026, Pemerintah Provinsi Lampung berharap momentum ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh elemen pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan.

Agar senantiasa dapat memperkuat semangat kerja, dedikasi, serta pengabdian dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pembangunan desa secara berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

HUT ke-81 RI di Istana, Prabowo Ajak Doakan Korban Bencana Sumatra dan NTT
Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat
Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi
Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi
Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia
Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT
Peduli Warga Rentan, Dinsos Lampura Usulkan Bedah Rumah dan Bantuan Modal untuk Supri
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:50 WIB

HUT ke-81 RI di Istana, Prabowo Ajak Doakan Korban Bencana Sumatra dan NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:21 WIB

BREAKING NEWS

Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:29 WIB