HUT IBI ke-75, TP PKK Lampura Perluas Pelayanan KB Gratis untuk Tekan Angka Kematian Ibu

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Penggerak PKK Lampura, drg. Meri Farida Hamartoni, hadir langsung dalam kegiatan pelayanan KB gratis dari BKKBN Lampura yang digelar bersama IBI Ranting Kotabumi II di UPTD Puskesmas Kotabumi II, Selasa (12/5/2026).

Ketua Tim Penggerak PKK Lampura, drg. Meri Farida Hamartoni, hadir langsung dalam kegiatan pelayanan KB gratis dari BKKBN Lampura yang digelar bersama IBI Ranting Kotabumi II di UPTD Puskesmas Kotabumi II, Selasa (12/5/2026).

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Upaya menekan angka kematian ibu sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan keluarga terus diperkuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura). Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan Hari Bidan Internasional dimanfaatkan untuk memperluas pelayanan keluarga berencana (KB) gratis bagi perempuan usia subur.

Ketua Tim Penggerak PKK Lampura, drg. Meri Farida Hamartoni, hadir langsung dalam kegiatan pelayanan KB gratis dari BKKBN Lampura yang digelar bersama IBI Ranting Kotabumi II di UPTD Puskesmas Kotabumi II, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Program Kerja (Progja) Pokja IV TP PKK Lampura yang berfokus pada peningkatan kesehatan keluarga, khususnya pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui program keluarga berencana kesehatan (KB Kes).

Melalui kegiatan itu, masyarakat, terutama perempuan usia subur, mendapatkan pelayanan KB secara gratis sebagai langkah preventif untuk mendorong perencanaan keluarga yang lebih sehat, aman, dan terukur.

Baca Juga :  Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

Ketua TP PKK Lampura, drg. Meri Farida Hamartoni, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan berbasis komunitas seperti ini perlu terus diperluas.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya menyentuh aspek medis, tetapi juga membangun kesadaran keluarga tentang pentingnya perencanaan kehamilan.

“Keluarga yang sehat lahir dari perencanaan yang baik, termasuk pengaturan jarak kelahiran yang aman bagi ibu maupun anak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kotabumi II, Leni Idriana Shanty, mengatakan pelayanan KB merupakan langkah konkret untuk mengajak perempuan usia subur aktif mengikuti program keluarga berencana.

“Kegiatan ini sangat baik sebagai upaya mengajak ibu-ibu usia subur untuk ber-KB. Fungsi utama keluarga berencana adalah mengatur jarak kelahiran, mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, serta meningkatkan kesehatan reproduksi dan kesejahteraan keluarga,” kata Leni.

Ia menjelaskan, program KB memungkinkan perempuan merencanakan kehamilan secara lebih matang sehingga dapat menekan berbagai risiko kesehatan, termasuk komplikasi kehamilan pada usia terlalu muda maupun terlalu tua.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat

Selain itu, pengaturan kehamilan yang tepat dinilai mampu mengurangi risiko kematian ibu dan bayi yang hingga kini masih menjadi tantangan di sektor kesehatan, baik nasional maupun daerah.

“Dengan pelayanan yang mudah dijangkau dan edukasi yang berkelanjutan, kami berharap angka kematian ibu dapat ditekan, termasuk di Lampura,” tambahnya.

Pelibatan TP PKK bersama organisasi profesi bidan dalam pelayanan kesehatan masyarakat dinilai menjadi strategi penting untuk memperluas jangkauan edukasi hingga tingkat keluarga.

Di tengah masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap kesehatan reproduksi, pendekatan berbasis pelayanan langsung dianggap lebih efektif dalam membangun partisipasi masyarakat.

Peringatan HUT IBI ke-75 di Lampura pun tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Kegiatan tersebut menjadi ruang penguatan kolaborasi antara tenaga kesehatan, organisasi perempuan, dan pemerintah daerah untuk memastikan kesehatan ibu dan anak terus menjadi agenda bersama yang berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Makan Satu Alpukat Sehari, Benarkah Baik untuk Jantung? Ini Temuan Terbarunya
Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta
Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan
Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres
Penelitian Ungkap Jahe Berpotensi Bantu Kendalikan Diabetes Tipe 2
JKN Kian Kokoh, Layani 282,7 Juta Peserta dan Jadi Fondasi SDM Indonesia Sehat
Lobi Pemkab Lampura Berbuah Manis, RSUD Ryacudu Dapat Alkes Rp42 Miliar dan Dana Pengembangan Rp49 Miliar
Wagub Jihan Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Lampung Selatan
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 09:51 WIB

Makan Satu Alpukat Sehari, Benarkah Baik untuk Jantung? Ini Temuan Terbarunya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:32 WIB

Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:50 WIB

Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres

Senin, 13 Juli 2026 - 17:00 WIB

Penelitian Ungkap Jahe Berpotensi Bantu Kendalikan Diabetes Tipe 2

Berita Terbaru

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung. 
Foto: Damkar Kota Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG

149 Kebakaran di Bandar Lampung, Kerugian Tembus Rp1,75 Miliar

Senin, 27 Jul 2026 - 19:04 WIB

LIFESTYLE

Pistachio Makin Populer, Benarkah Baik untuk Kesehatan?

Senin, 27 Jul 2026 - 09:47 WIB