LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Motif penikaman bos kelapa parut, Sadiyem (67), warga Gang Bungsu, Penengahan Raya, Penengahan, Kedaton, terungkap.
Polisi menduga penyebabnya karena, tersangka Toto (50), karyawan korban, menolak membagikan makanan untuk ‘Jumat berkah’.
Kondisi korban sendiri yang ditikam di dada dan leher membaik. Ia sudah siuman setelah menjalani operasi di RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM).
“Alhamdulillah, korban berangsur membaik,” jelas Panit I Unit Reskrim Polsek Kedaton, Aiptu Kiki Sumarki, Senin (13/3/2023).
Untuk tersangka, menurut Kiki, telah diamankan di Mapolsek Kedaton.
Aparat kini tengah mengobservasi kondisi kejiwaan tersangka. Pasalnya, ada kemungkinan dia merupakan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
“Sebab dari keterangan saksi, tersangka usai menikam korban dengan santainya cuci tangan lalu duduk di depan rumah,” paparnya.
Identifikasi awal bahwa tersangka terganggu jiwanya juga disampaikan Kapolresta Bandarlampung Kombes Ino Harianto.
“Kemungkinan ODGJ. Tetapi kami tidak bisa memastikan sebelum pemeriksaan oleh ahli kejiwaan,” papar Ino. (*)
Red















