Kasus Robohnya LBC Dihentikan, Polisi: Ini Kecelakaan Kerja

- Jurnalis

Senin, 16 Agustus 2021 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Bay City. FOTO: Dwi DS

Lampung Bay City. FOTO: Dwi DS

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Kepolisian menghentikan penyelidikan kasus robohnya Lampung Bay City (LBC) yang menyebabkan satu korban meninggal dan satu luka.

Penghentian ini dilakukan karena Kepolisian Sektor Telukbetung Selatan (TbS) tidak mendapatkan bukti pelanggaran, berdasarkan gelar perkara dan keterangan ahli konstruksi. Serta sudah memeriksa beberapa saksi dari kontraktor LBC, yakni PT Nusa Raya Cipta (NRC).

“Kasus sudah selesai, pihak LBC juga sudah bertanggung jawab kepada keluarga korban,” ungkap Kapolsek TbS, Kompol Hari Budiyanto kepadarilislampung.id (group lampungcorner.com).

Baca Juga :  Erupsi GAK Mereda, Damkarmat Bandar Lampung Terus Bersihkan Sisa Abu Vulkanik

Ia mengatakan, setelah menggelar perkara dan mendengarkan keterangan ahli konstruksi, maka didapatkan bahwa tidak ditemukan pelanggaran.

“Ini kecelakaan kerja, kita juga sudah meminta pendapat ahli konstruksi,” tambahnya.

Terpisah, Pengamat Hukum Pidana dari Universitas Lampung Eddy Rifai mengatakan, polisi bisa saja menghentikan penyelidikan jika tidak ditemukan pelanggaran administrasi.

“Ya tidak bisa dilanjutkan selama tidak ada temuan pelanggaran administrasinya,” ujar Eddy saat dikonfirmasi, Minggu (15/8/2021).

Ia mencontohkan, pelanggaran adminstrasi seperti perizinan pembangunan gedung bertingkat, keamananan pekerja, pemenuhan hak-hak sosial pekerja.

Baca Juga :  Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat

“Misalnya izin mendirikan gedung bertingkat dilihat ada atau tidak, apakah ada jaminan sosial (BPJS) yang mengcover pekerja, dan izin lainya. Selama itu semua terpenuhi maka tidak ditemukan pelanggran adminsitrasinya,” katanya.

Ia menambahkan, dalam kasus LBC ini ada Undang-undang Administrasi, sepanjang pelanggaran adminstrasi maka sanksinya juga administrasi.

“Kalau memang tidak ada pelanggaran administrasinya maka tidak ada pidananya,” tandasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Wakapolda dan Dirresnarkoba Lampung Berganti, Kapolri Tunjuk Singgamata dan Ferizal
Enam Hari Ibu Tak Berkabar, Anak Temukan Jasadnya di Dasar Sumur
Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan
Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar
Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal
Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat
Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi
Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:25 WIB

Wakapolda dan Dirresnarkoba Lampung Berganti, Kapolri Tunjuk Singgamata dan Ferizal

Rabu, 4 November 2026 - 08:32 WIB

Enam Hari Ibu Tak Berkabar, Anak Temukan Jasadnya di Dasar Sumur

Selasa, 3 November 2026 - 07:55 WIB

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WIB

Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal

Berita Terbaru

Personel Tim Rescue C Damkarmat Kota Bandar Lampung mengevakuasi jasad perempuan lanjut usia yang ditemukan di dalam sumur di belakang rumahnya, Jalan Makmun Isya, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandar Lampung, Selasa (3/11/2026). Foto: Ist.

BANDAR LAMPUNG

Enam Hari Ibu Tak Berkabar, Anak Temukan Jasadnya di Dasar Sumur

Rabu, 4 Nov 2026 - 08:32 WIB