LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung mencatat sedikitnya 120 bencana alam terjadi di kota ini sepanjang 2021 dengan total kerugian Rp298,5 juta.
Data yang diterima Rilis.id Lampung,(Group lampungcorner.com) terdapat lima jenis bencana alam yakni banjir, kebakaran lahan, tanah longsor, puting beliung, dan pohon tumbang.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bandarlampung, Sutarno, memaparkan kebakaran lahan terjadi sebanyak 13 kali dan banjir 12 kali.
Sementara untuk tanah longsor sebanyak enam kali, puting beliung tiga kali, dan pohon tumbang 86 kali.
“Untuk korban jiwa sepanjang 2021, luka berat satu dan satu orang meninggal dunia. Kerusakan pada bangunan penduduk untuk rusak ringan sebanyak 24 dan rusak berat delapan,” ungkapnya, Kamis (6/1/2022). (*)
Red









