LAMPUNGCORNER.COM PRINGSEWU – Koordinator Kota Program Kotaku gelar sosialisasi Infrastruktur Livelihood Berbasis Kawasan (ILBK) di Kelurahan Pringsewu Barat. Acara berlangsung di gedung TPS3R kelurahan setempat, Rabu (25/05/22).
Kegiatan dihadiri Abu Salim koordinator LKM Sejahtera pringsewu barat, Ridwan Koordinator Kota, Rulli Assisten Koordinator Kota, seluruh Kepala Lingkungan, Rt dan tokoh masyarakat.
Ridwan dalam sambutannya mengatakan program ILBK ini merupakan kelanjutan dari program Kotaku dan hasil evaluasi kegiatan yang dimulai sejak tahun 2017, sekaligus memperkuat kegiatan skala kawasan yang sudah dimulai sejak tahun 2020.
“Kegiatan Skala Kawasan ini sebelumnya bernama Kawasan Sakai Sambayan, dan ada 3 lokasi yang mendapatka program ini, yaitu Pringsewu Barat, Pringsewu Utara dan Pringsewu Selatan,” paparnya.
Lanjut Ridwan, Sakai Sambayan mempunyai arti gabungan dari beberapa pemukiman. Setelah itu Kabupaten Pringsewu menerima tawaran dari pusat berupa program TPST untuk Pekon Sidoharjo dan Podomoro berupa pembagunan gedung TPST dan jalan di Pekon Podomoro serta Sidoharjo.
“Bantuan untuk pembangunan gedung TPST dan jalan di Pekon Podomoro serta Sidoharjo. Dan bersamaan dengan itu nama menjadi berubah, Sakai Sambayan menjadi Program Pringsewu Bersahaja,” ucap Ridwan.
Diteruskan, program ILBK ini merupakan penguatan secara ekonomi untuk masyarakat khususnya warga kelurahan Pringsewu Barat.
“Dengan adanya program ini diharapkan adanya peningkatan ekonomi masyarakat Pringsewu Barat. Penerima manfaat dari program ini ada di 5 titik, Kelurahan Pringsewu Barat, Kelurahan Pringsewu Utara, Kelurahan Pringsewu Selatan, Pekon Sidoharjo dan Pekon Podomoro,” pungkasnya.
Hal senada disampaikan Assisten Koordinator Kota Program Kotaku, Rulli mengatakan ini merupakan bentuk tindaklanjut dari program tahun 2020, yaitu TPS3R melalui program Skala Kawasan Kotaku.
“Pemerintah pusat menginginkan potensi yang sudah ada dan berjalan untuk dapat dikembangkan. Seperti TPS3R Pringsewu Barat, pengelolaan dan pelayanan sampah di Pringsewu Barat akan lebih maksimal serta dapat melayani seluruh warga,” katanya.
Rulli menambahkan, hal lain yang menjadi harapan dari keberhasilan program ini adalah masalah sanitasi yang ada di Kelurahan Pringsewu Barat. Terpantau masih ada sedikit permasalahan yang masih ada terkait sanitasi ini.
“Pelayanan sanitasi di Pringsewu Barat memang masih menyisakan permasalahan, hal ini menjadi Key Performance Indicator (KPI) program Kotaku yang memang harus tercapai 100 persen, sehingga dengan berjalannya program ini sisa permasalahan bisa terselesaikan, tegasnya.
Sedangkan Abu Salim selaku Koordinator LKM Sejahtera Pringsewu Barat bersyukur masih mendapatkan kepercayaan untuk memperoleh program ini.
“Bersyukur kita tahun ini dapat program ILBK, semoga program ini dapat bermanfaat untuk masyarakat, khususnya warga Kelurahan Pringsewu Barat,” jelasnya.
(Wahyu Giri)

Jurnalis Lampungcorner.com Kabupaten Pringsewu















