Korban Tewas Bertambah Jadi 8 Orang usai Pikap Maut Tabrak Pohon

- Jurnalis

Kamis, 27 Mei 2021 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar saat mengecek kondisi korban kecelakaan di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, Kamis (27/5/2021). FOTO: RILIS.ID/Imron Hakiki

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar saat mengecek kondisi korban kecelakaan di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, Kamis (27/5/2021). FOTO: RILIS.ID/Imron Hakiki

LAMPUNGCORNER.COM, MalangKorban tewas akibat kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Rabu (27/5/2021), bertambah menjadi delapan orang.

Sebelumnya, korban kecelakaan tunggal itu dilaporkan menewaskan tujuh orang. Tambahan satu orang tewas diketahui pada Rabu (27/5/2021) malam.

Korban bernama Khansa (7) yang merupakan anak dari Istikomah (36). Istikomah sendiri saat ini sedang dalam perawatan medis di Rumah Sakit Saiful Anwar. Ia mengalami patah tulang.

Kedelapan korban tewas pikap maut adalah Sumiati (59), Tuni (59), Anik Andriayani (56) Luluk Herwawati (55), Atik Rositah (51), dan Dahayu Ainun Condro (8), Elisa Wiji Utami (44), dan Khansa (7).

Sedangkan enam orang yang masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit yaitu Satiyaning (23), Niswana Ilma (15), Istikomah (36), Sutrisno (52), dan sopirnya, Muhammad Asim (44). Mereka dirawat di RS Saiful Anwar Malang dan RS Sumber Sentosa, Kecamatan Tumpang.

Baca Juga :  Polda Lampung Catat Penurunan Kecelakaan

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengungkapkan bahwa tidak akan ada penambahan korban tewas lagi. Sebab menurutnya, keenam korban luka-luka telah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

“Bahkan satu dari 6 orang itu juga ada yang sudah dioperasi, akibat mengalami luka dalam,” ungkapnya saat konferensi pers di RS Saiful Anwar Malang, kepada rilis.id (group lampungcorner.com), Kamis (27/5/2021).

Hendri juga memastikan bahwa pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada enam saksi yang terdiri dari warga setempat di sekitar tempat kejadian perkara.

“Pemeriksaan itu untuk mencari keterangan penyebab dari kecelakaan itu. Dugaan terkuat sementara penyebabnya adalah karena sopir mengantuk,” katanya.

“Sebab kendaraannya melaju tidak terlalu kencang, sekaligus tidak ada bekas pengereman di sepanjang jalan. Jadi dugaan sementara kami karena sopir mengantuk,” sambungnya.

Baca Juga :  Sekdaprov Marindo Dampingi Menko Zulhas, Acara Rembuk Tani di Lampung Selatan

Lebih lanjut Hendri menyatakan nantinya akan ada orang yang ditetapkan sebagai tersangka atas peristiwa tersebut.

Untuk itu, katanya, setidaknya akan ada empat anggota Satlantas Polres Malang yang akan berjaga di RS Saiful Anwar untuk memantau perkembangan kesehatan dari enam korban yang selamat.

“Jadi, penetapan tersangka nanti kalau korban sudah sembuh dan bisa dimintai keterangan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, rombongan sebanyak 14 orang penumpang pikap L300, termasuk sopir mengalami kecelakaan tunggal Jalan Raya Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Rabu (27/5/2021) pukul 13.35 WIB.

Sebanyak 14 orang itu merupakan rombongan yang mayoritas ibu-ibu dari Desa Ledoksari, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Saat mengalami kecelakaan itu, mereka baru saja mengikuti acara arisan di Desa Ranupane, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. (*)

Red

Berita Terkait

Sekdaprov Marindo Ikuti Peluncuran Buku Panduan Pendidikan Antikorupsi Mendikdasmen RI
Dorong Percepatan Program Sosial dan Pendidikan di Lampura, Bupati Hamartoni Temui Mensos
Hari Kebebasan Pers 2026, Menkomdigi Tegaskan Akurasi Adalah Harga Mati
Gubernur Mirza Dorong Sinergi Antar Partai Politik, Perkuat Ketahanan Pangan di Lampung
Sekdaprov Marindo Dampingi Menko Zulhas, Acara Rembuk Tani di Lampung Selatan
Gelar Diskusi Olahraga, PWI Lampung Matangkan Kesiapan Porwanas 2027
Transformasi Digital Kemenag, Akses Informasi Publik Makin Mudah
Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
Berita ini 438 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 17:19 WIB

Sekdaprov Marindo Ikuti Peluncuran Buku Panduan Pendidikan Antikorupsi Mendikdasmen RI

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:38 WIB

Dorong Percepatan Program Sosial dan Pendidikan di Lampura, Bupati Hamartoni Temui Mensos

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:20 WIB

Hari Kebebasan Pers 2026, Menkomdigi Tegaskan Akurasi Adalah Harga Mati

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:13 WIB

Gubernur Mirza Dorong Sinergi Antar Partai Politik, Perkuat Ketahanan Pangan di Lampung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sekdaprov Marindo Dampingi Menko Zulhas, Acara Rembuk Tani di Lampung Selatan

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:21 WIB