LampungCorner.com,Tubaba– Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung, Jonter Sitohang, S.Sos., M.T., melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) perdana ke Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BPTD Kelas II Lampung turut didampingi oleh Kasi Prasarana Djoko Sriyanto, Kasi Sarana Dedi Setiawan, dan sejumlah staf terkait, Selasa (17/06/2025).
Kunjungan Kepala BPTD beserta jajarannya itu disambut langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tubaba Zulkifli, yang juga didampingi oleh jajarannya mulai dari Sekretaris Mawardi, Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Junaidi, Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Marta Nurmansyah, Kasi Angkutan Orang dan Barang Lukman, hingga jajaran staf di Kantor Dishub Tubaba.
“Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk melakukan koordinasi dengan Dishub Kabupaten Tubaba terkait pelaksanaan Tusi BPTD di Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Tubaba. Bapak Jonter Sitohang ini baru menjabat sebagai Kepala BPTD, belum sampai satu bulan, dan ini adalah Kunker perdana beliau dan memilih ke Tubaba,” kata Zulkifli, didampingi Lukman, saat dikonfirmasi media.
Tidak menyia-nyiakan momen tersebut, Dishub Tubaba langsung menyampaikan sejumlah usulan bantuan ke Kepala BPTD Lampung, diantaranya rencana pembangunan halte sungai di Tiyuh (Desa) Karta, Gedung Ratu, dan Panaragan.
“Setelah jamuan dan rapat bersama di Kantor, dilanjutkan dengan peninjauan bantuan teknis dalam bentuk fasilitasi keselamatan lalu lintas pada Tahun Anggaran 2023 – 2024 yang telah dipasang/dibangun di Kabupaten Tubaba melalui bantuan teknis dari BPTD Kelas II Lampung. Setelah itu, kita langsung meninjau lokasi usulan rencana pembangunan 3 halte sungai di Tiyuh-tiyuh tersebut,” terangnya.
Zulkifli berharap, agar usulan pembangunan halte sungai di Kabupaten Tubaba dapat segera diterima dan direalisasikan, karena tentunya akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.
“Dengan halte sungai ini, nantinya dapat meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat, meningkatkan perekonomian, apalagi mengingat wilayah Tubaba dialiri perairan sungai way kiri yang memang membentang di beberapa Tiyuh,” jelasnya.
Sementara itu, di sela-sela kunjungan, Kepala BPTD Lampung juga berpesan kepada Dishub untuk membantu atau mendukung kegiatan sosialisasi menuju Zero ODOL (Over Dimension Over Loading) di wilayah Lampung khususnya di Tubaba.
“Sosialisasi ODOL diharapkan harus terus digencarkan, karena ini juga bertujuan untuk mengurangi pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, kerusakan infrastruktur, dan kerugian ekonomi,” pungkasnya. (Rian)














