Masyarakat Keluhkan Adanya Dugaan Aktivitas Pengecoran BBM, Begini Penjelasan SPBU

- Jurnalis

Senin, 19 Mei 2025 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPBU

SPBU

LampungCorner.com,Tubaba– Masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, mengeluhkan maraknya dugaan aktivitas pengecoran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi seperti pertalite dan solar di wilayah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) setempat.

Menurut sejumlah masyarakat, adapun dugaan pengecoran tersebut terjadi diantaranya di SPBU 24345116 Candra Mukti dan SPBU 24346109 Murni Jaya.

“Bang, coba tolong dilihat di SPBU Candra Mukti dan Murni Jaya, ngantri tiap hari mobilnya itu saja terus, terindikasi mobil-mobil tersebut adalah pengecor semua. Kami curiga ada pemain minyak subsidi di tampung dan dikirim ke perusahaan,” kata satu diantara warga Tubaba yang enggan disebutkan namanya kepada media.

Masyarakat berharap, jika memang benar adanya pengecoran BBM, maka pihak kepolisian harus bisa menindak tegas mobil – mobil pengecor minyak subsidi tersebut yang tentunya sangat merugikan masyarakat.

“Kadang kami mengisi ikut antri di belakang mobil – mobil yang diduga ngecor itu dan sudah dimodifikasi tangki tempat minyaknya. Namun, yang buat kesal, sudah lama ngantri terkadang kita kehabisan, padahal kita pengendara umum yang beli BBM paling seminggu atau dua minggu sekali,” tuturnya.

Baca Juga :  Pokja MT Al Firdaus se-Tubaba Dikukuhkan, Jadi Mitra Strategis Pemerintah untuk Pemberdayaan Masyarakat

Menanggapi keluhan masyarakat, pihak SPBU menjelaskan bahwa tidak ada pengecoran BBM subsidi dan pelayanan sesuai SOP. Bahkan, pihak SPBU sudah membatasi pengisian BBM dengan kuota tertentu dan kendaraan sudah harus berbarcode.

“Kalau pengecoran BBM seperti yang berkembang di masyarakat tidak ada, mereka kita batasi hanya bisa membeli sehari satu kali saja, itupun pembelian BBM harus memakai barcode. Kalau solar maksimal itu sehari mengisi hanya bisa 100 liter untuk mobil truk atau roda 6 keatas, sedangkan roda 4 kita batasi hanya 60 liter saja,” ujar Yogi, selaku Pengawas SPBU Candra Mukti, saat dikonfirmasi media di kantor SPBU setempat, Senin (19/05/2025).

Sementara untuk pertalite, lanjut dia, dibatasi per shift 2 kali dengan maksimal pengisian 40-45 liter.

Baca Juga :  Hari Pramuka ke-65, Bupati Novriwan Ajak Pramuka Tubaba Jadi Teladan Ketahanan Pangan dan Lingkungan

“Kita buka sekitar pukul 06.00 WIB. Kalau solar memang pengiriman sedikit hanya 8 Kilo Liter (KL) setiap hari, jadi biasanya pukul 11.00 WIB. Solar sudah habis. Sedangkan pertalite, pengiriman lebih banyak 16 KL, dan sampai malam itu stok masih tersedia. Kita buka sampai pukul 22.00 WIB.,” jelasnya.

Senada, Pengawas SPBU Murni Jaya, Imron, juga mengatakan pihaknya membatasi pengisian solar sehari dengan kuota kendaraan roda 4 sebanyak 45 liter, roda 6 sebanyak 70 liter, dan roda 8 keatas 100 liter. Sementara pertalite, 40 liter per shift.

“Kalau sampai melanggar ketentuan kita, maka ada sanksi tegas berupa pemblokiran barcode kendaraan, karena terbaca di sistem, sehingga kendaraan itu tidak bisa lagi mengisi BBM subsidi, dan harus proses atau mengurus ulang barcode agar dibuka kembali blokirannya,” pungkasnya. (Rian)

Berita Terkait

Kemarau Belum Berakhir, Pemkab Tubaba dan Warga Gelar Salat Istisqa Mohon Turun Hujan
FPRD Tubaba Kaji Rencana Pembangunan Menara Telekomunikasi di Pagar Dewa
RAPI Tubaba Dikukuhkan, Kepedulian Sosial Jadi Pesan Utama
Evaluasi Perubahan APBD 2026, Pemkab Tubaba Terima Masukan dari Pemprov Lampung
Verifikasi Gerai KDMP, Pemkab Tubaba Pastikan Kesiapan KDMP
Kemarau Melanda, Pemkab Tubaba dan MUI Siapkan Sholat Istisqa
Tubaba Perkuat Peran Penyuluh Agama, Dorong Program Pembangunan hingga Akar Rumput
Pemkab dan DPRD Tubaba Sepakati Arah Perubahan APBD 2026, Fokus Pembangunan dan Kesejahteraan
Berita ini 708 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 08:41 WIB

Kemarau Belum Berakhir, Pemkab Tubaba dan Warga Gelar Salat Istisqa Mohon Turun Hujan

Rabu, 23 September 2026 - 11:27 WIB

FPRD Tubaba Kaji Rencana Pembangunan Menara Telekomunikasi di Pagar Dewa

Rabu, 23 September 2026 - 10:28 WIB

RAPI Tubaba Dikukuhkan, Kepedulian Sosial Jadi Pesan Utama

Senin, 21 September 2026 - 20:18 WIB

Evaluasi Perubahan APBD 2026, Pemkab Tubaba Terima Masukan dari Pemprov Lampung

Senin, 21 September 2026 - 19:31 WIB

Verifikasi Gerai KDMP, Pemkab Tubaba Pastikan Kesiapan KDMP

Berita Terbaru