MTQ ke-45 Kabupaten Lampura Akan Digelar Usai Sembilan Tahun Vakum, Abung Selatan Jadi Tuan Rumah

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag Kesra Setdakab Lampura, Destri Emilda. Foto dok

Kabag Kesra Setdakab Lampura, Destri Emilda. Foto dok

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Penantian panjang masyarakat akhirnya terjawab. Setelah sembilan tahun vakum, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 tingkat Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dipastikan kembali digelar pada 20–24 Juli 2026. Ajang syiar Islam terbesar di tingkat kabupaten itu akan dipusatkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Songo, Kecamatan Abung Selatan, dengan melibatkan kafilah dari 23 kecamatan.

Kembalinya MTQ tingkat kabupaten menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampura untuk menghidupkan kembali syiar Al-Qur’an sekaligus memperkuat pembinaan generasi Qurani. Meski berada di tengah kebijakan efisiensi anggaran, berbagai persiapan terus dipercepat agar pelaksanaan berjalan sukses.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdakab Lampura, Destri Emilda, mengungkapkan, hingga saat ini persiapan penyelenggaraan telah mencapai sekitar 60 persen. Berbagai tahapan terus dimatangkan setelah rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Lampura, Romli.

“Pelaksanaan MTQ dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 24 Juli 2026. Saat ini seluruh persiapan terus kami kebut agar kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses,” ujar Destri, Jumat (3/7/2026).

Ia menjelaskan, MTQ ke-45 akan mempertandingkan sembilan cabang lomba, yakni Seni Baca Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Hafalan Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Musabaqah Hadis, Fahmil Al-Qur’an, Syarhil Al-Qur’an, Khat Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.

Baca Juga :  Bed Dryer Beroperasi di Rawa Jitu Selatan, Dorong Hilirisasi Pertanian dan Kesejahteraan Petani di Tulang Bawang

Sementara itu, Camat Abung Selatan Agus Rama Halik menegaskan kesiapan wilayahnya menjadi tuan rumah. Menurutnya, koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan terpenuhi, mulai dari infrastruktur, keamanan hingga kebersihan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, dinas terkait, tokoh agama, dan masyarakat. Pada prinsipnya Kecamatan Abung Selatan siap menyukseskan MTQ Kabupaten Lampura,” katanya.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, Dinas Perhubungan akan menambah penerangan jalan di sekitar lokasi kegiatan, sementara Dinas Lingkungan Hidup bertanggung jawab terhadap kebersihan. Pengamanan akan melibatkan Satpol PP bersama TNI dan Polri.

Karena lokasi MTQ berada di kawasan perbatasan Kecamatan Abung Selatan dan Abung Semuli, panitia juga menggandeng Forkopimcam Abung Semuli guna membantu pengamanan serta mengatur kelancaran arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, fasilitas penginapan bagi seluruh kafilah telah dipersiapkan di lingkungan Ponpes Wali Songo. Panitia juga telah beberapa kali melakukan survei untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana siap digunakan.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Dorong Penguatan Obligasi dan Sukuk Daerah, Dukung Percepatan Pembangunan Daerah

Agus optimistis MTQ ke-45 akan berlangsung meriah dan membawa manfaat luas bagi masyarakat. Selain menjadi ajang syiar Al-Qur’an dan melahirkan qari-qariah berprestasi, kegiatan tersebut diyakini mampu menggerakkan perekonomian warga, khususnya pelaku UMKM di sekitar lokasi.

“MTQ ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga momentum membumikan Al-Qur’an, melahirkan qari dan qariah berprestasi, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai tuan rumah, Kecamatan Abung Selatan akan menurunkan 31 peserta dan 10 ofisial. Agus pun memasang target tinggi dengan membidik gelar juara umum pada MTQ tahun ini.

“Kami menargetkan bisa menjadi juara umum di MTQ tahun ini,” tegasnya.

MTQ ke-45 menjadi penyelenggaraan pertama setelah vakum sejak 2017. Pemkab Lampura berharap ajang ini menjadi titik awal kebangkitan tradisi pembinaan tilawah Al-Qur’an, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta melahirkan lebih banyak generasi Qurani yang berprestasi dari seluruh kecamatan. (*)

Berita Terkait

Gebyar Samsat 2026, Pemprov Tekankan Pajak untuk Masa Depan Pembangunan Daerah
DPRD Dalami Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta, Pramuka Klarifikasi Hibah Rp1 Miliar
Irigasi Way Kawat Memprihatinkan, Bupati Ela Dorong Perbaikan untuk Selamatkan Sawah Petani
Pisah Sambut Kepala Kemenhaj Lamtim, Sinergi Pelayanan Jemaah Jadi Prioritas
DPR Ungkap Biang Kelangkaan Solar: Kuota Minim hingga Praktik “Ngecor”
Bupati Hamartoni Dukung Penuh PWI-SIWO Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
Tanggapi Kritik Ombudsman, Pemkab Lampura Tegaskan Pengisian Jabatan Harus Sesuai Aturan
800 Ribu Hektare Disasar, Pupuk Hayati Cair Diyakini Dongkrak Produksi Tanaman Pangan di Lampung
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:10 WIB

Gebyar Samsat 2026, Pemprov Tekankan Pajak untuk Masa Depan Pembangunan Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:14 WIB

DPRD Dalami Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta, Pramuka Klarifikasi Hibah Rp1 Miliar

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:07 WIB

Irigasi Way Kawat Memprihatinkan, Bupati Ela Dorong Perbaikan untuk Selamatkan Sawah Petani

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:15 WIB

Pisah Sambut Kepala Kemenhaj Lamtim, Sinergi Pelayanan Jemaah Jadi Prioritas

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:17 WIB

DPR Ungkap Biang Kelangkaan Solar: Kuota Minim hingga Praktik “Ngecor”

Berita Terbaru

Kebarakan, jl cengkeh 5, RT 06, Lingkungan II Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa Kota BandarLampung
Foto: Damkar

Pariwisata

Diduga Korsleting, Rumah di Rajabasa Ludes Terbakar

Minggu, 12 Jul 2026 - 11:45 WIB