Naik 25 Persen, ASDP Bukukan Laba Bersih Konsolidasi Rp212 Miliar

- Jurnalis

Senin, 6 Desember 2021 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan Merak Banten. Foto: ASDP

Pelabuhan Merak Banten. Foto: ASDP

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Selatan — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) optimistis dengan laju bisnis perseroan di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Terbukti, pada triwulan III-2021 ASDP mencatatkan performa keuangan yang positif.

Hal ini utamanya dikontribusikan kendaraan dan barang yang mengalami kenaikan bila dibandingkan tahun 2020 atau tahun pertama pandemi melanda Indonesia.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin, menyampaikan berdasar laporan kinerja triwulan III-2021, ASDP berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp2,5 triliun atau naik 11,31 persen dari realisasi periode tahun lalu sebesar Rp2,3 triliun.

Selanjutnya, untuk laba bersih konsolidasi triwulan III-2021, ASDP berhasil membukukan laba sebesar Rp212,09 miliar atau naik 4.188,7 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu yang minus Rp5,2 miliar.

“Pencapaian ini tentu buah kerja keras seluruh manajemen ASDP di pusat dan cabang,” tutur Shelvy.

Berdasarkan data produksi penyeberangan triwulan III-2021, ASDP melayani sebanyak 2,75 juta penumpang atau turun 7 persen dari realisasi periode sama tahun 2020 sebanyak 2,95 juta penumpang.

“Ada pergeseran tren dari pejalan kaki dan pengguna sepeda motor ke mobil pribadi sehingga trafik kendaraan roda empat mengalami peningkatan,” ungkap Shelvy.

Baca Juga :  Bella Jayanti Siapkan Peluang Kerja untuk Aji, Korban Pekerja Ilegal Asal Kalianda

Peningkatan tren kendaraan roda empat/lebih mencapai 1,89 juta unit atau naik 25 persen bila dibandingkan realisasi periode sama tahun 2020 saat awal pandemi Covid-19 sebanyak 1,51 juta unit.

Untuk barang, ASDP berhasil mengangkut hingga 778.579 ton atau naik 12 persen dari realisasi periode sama tahun 2020 sebanyak 694.705 ton.

Shelvy menambahkan, penurunan produksi penumpang pada triwulan III ini salah satunya dipicu sebagian masyarakat patuh pada aturan Pemerintah, yang masih membatasi pergerakan masyarakat. Termasuk perjalanan dengan kapal ferry mengingat kondisi pandemi yang belum normal.

Tercatat, penurunan trafik terjadi pada kendaraan roda dua dan tiga sebanyak 1,5 juta unit yang turun 24 persen bila dibandingkan realisasi periode sama tahun 2020 sebanyak 1,96 juta unit.

Penurunan trafik kendaraan roda 2 dan 3, salah satunya dipicu tren masyarakat yang bergeser menggunakan kendaraan roda empat saat melakukan perjalanan dengan moda penyeberangan.

Apalagi, saat ini telah tersambung akses tol baik Trans Sumatera dan Trans Jawa sehingga masyarakat dapat mengakses perjalanan darat dengan relatif cepat dan lancar.

Untuk tahun 2021 ini, ASDP menargetkan dapat meraih total pendapatan sebesar Rp3,8 triliun dengan capaian laba bersih sebesar Rp111,24 miliar.

Baca Juga :  Pertama di Sumatra! Indonesian Drift Series 2026 Digelar di Lampung Selatan, Ini Jadwal, Lokasi, dan Daya Tariknya

Adapun produksi penyeberangan pada tahun ini, ASDP membidik target penumpang yang dilayani sebanyak 5,9 juta orang, kendaraan roda 2 dan 3 sebanyak 3,3 juta unit, kendaraan roda 4 sebanyak 2,9 juta unit, dan total barang yang diangkut sebanyak 1,2 juta ton.

Salah satu komitmen, ASDP terus mengakselerasi digitalisasi penyeberangan melalui layanan online ticketing Ferizy yang telah berlaku di 4 pelabuhan utama yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk.

Juga, penerapan metode pembayaran non tunai (cashless) dengan kartu uang elektronik, virtual account, dan dompet elektronik yang penerapannya di lebih dari 25 pelabuhan ASDP telah mencapai 100 persen.

Sejak pandemi tahun lalu, ASDP mengimbau pengguna jasa agar mempersiapkan perjalanannya, dengan melakukan pembelian tiket online.

Jika dilihat berdasarkan data produksi sejak 1 Mei 2020 hingga saat ini, tercatat bahwa Ferizy telah melayani 1,14 juta pejalan kaki dan 7,88 juta kendaraan di 4 pelabuhan utama.

Jika dibandingkan dengan produksi periode Mei – Desember 2020, didapati bahwa produksi di Tahun 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 29 persen atau sejumlah 1,15 juta pengguna jasa. (*)

Red

Berita Terkait

Pimpin APINDO Lamsel, Fikry Dorong Sinergi Pengusaha dan Pemerintah
Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional, Kantongi Insentif Rp2 Miliar dari Inovasi Pembiayaan Daerah
232 Peserta STQ Lampung Selatan Disaring Ketat, Siap Rebut Tiket ke MTQ Provinsi Lampung 2026
Halalbihalal Sumbagsel Satukan Tokoh Nasional, Bupati Egi Dorong Perantau Jadi Motor Kolaborasi Daerah
Hendry Kurniawan Pimpin PDBI Lampung Selatan, Siap Cetak Atlet Drum Band Nasional
Dilirik Kementan, Lampung Selatan Disiapkan Jadi Role Model Ekonomi Pertanian Nasional
Wabup Syaiful Resmikan Pembangunan Menara Siger Residence I, Dorong Akses Hunian Layak
Semangat Kartini di Era Digital, Pemkab Lampung Selatan Dorong Ibu Jadi Benteng Anak dari Ancaman Siber
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:20 WIB

Pimpin APINDO Lamsel, Fikry Dorong Sinergi Pengusaha dan Pemerintah

Minggu, 26 April 2026 - 09:44 WIB

Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional, Kantongi Insentif Rp2 Miliar dari Inovasi Pembiayaan Daerah

Sabtu, 25 April 2026 - 09:41 WIB

232 Peserta STQ Lampung Selatan Disaring Ketat, Siap Rebut Tiket ke MTQ Provinsi Lampung 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 09:39 WIB

Halalbihalal Sumbagsel Satukan Tokoh Nasional, Bupati Egi Dorong Perantau Jadi Motor Kolaborasi Daerah

Kamis, 23 April 2026 - 19:54 WIB

Hendry Kurniawan Pimpin PDBI Lampung Selatan, Siap Cetak Atlet Drum Band Nasional

Berita Terbaru