LAMPUNGCORNER.COM, LAMPURA – Orang tua korban pembunuhan yang terjadi disebuah Indekost yang beralamat di jalan pemasyarakatan, Gang nangka, kelurahan Tanjung harapan, kecamatan Kotabumi selatan, Lampung utara , minggu malam lalu, (18/08/2024) meminta pelaku dihukum mati.
Orang tua korban bernama Supaya alias Apong, yang sehari-hari berprofesi sebagai pemulung dengan penuh kesedihan menuturkan kesedihan dan harapannya, selasa, ( 20/08/2024).
Pada saat sebelum kejadian, Apong menceritakan sore harinya korban berpamitan untuk membelikan sendal keponakannya.
“ sore itu anak saya izin keluar mau beli sendal keponakannya, tapi sampe magrib belum juga pulang.” kata orang tua korban, supaya alias apong.
Sejak magrib Hingga pukul 21.00 WIB orang tua korban mencoba menghubungi anaknya, namun handphonenya tidak lagi aktif.
“ saya coba telpon sampe malam tapi HP dia gak aktif lagi, sampe saya denger kabar jam sebelas malam”jelas apong
Terkait kejadian ini orang tua korban berharap untuk pelaku dapat dihukum seberat-beratnya, bahkan meminta pelaku dihukum mati.
“ saya meminta untuk pelaku dihukum seberat-beratnya, kalau bisa dihukum mati, karena prilakunya sudah tidak manusiawi.” Harap apong
Menanggapi persoalan ini, William mamora, anggota DPRD Lampung utara yang baru saja dilantik angkat bicara.
“ Pertama saya sangat mengapresiasi kinerja cepat pihak kepolisian polres Lampung utara dalam mengungkap peristiwa keji ini.” Ungkap william mamora.
Lebih lanjut wili juga berharap untuk pelaku dapat dihukum sesuai aturan yang ada.
“ saya juga berharap kepada pelaku untuk diberi hukuman seberat-beratnya, prilaku ini sangat keji.”tambah wili
Baik orang tua dan keluarga berharap pelaku untuk dapat dihukum seberat-beratnya, mereka tidak terima atas kematian keluarga mereka.(*)










