Pembelian Hewan Kurban di Pesawaran: Sapi Stabil, Kambing Anjlok

- Jurnalis

Kamis, 15 Juli 2021 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Monitoring petugas Dinas Pertanian Pesawaran. Foto: Kiki

Monitoring petugas Dinas Pertanian Pesawaran. Foto: Kiki

LAMPUNGCORNER.COM, Pesawaran — Dinas Pertanian Pesawaran menjamin ketersediaan dan kesehatan hewan kurban 1442 H yang jatuh Sabtu, 20 Juli 2021.

Kepastian ini didapat setelah Bidang Peternakan yang dipimpin langsung Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dedy Noviansyah melakukan monitoring hewan kurban, Rabu (14/7/2021).

Mewakili Kepala Dinas Pertanian Anca Martha Utama, Dedy menjelaskan pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban dilakukan sebelum dan sesudah ternak dipotong (antemortem dan postmortem) di tempat penjualan dan tempat pemotongan hewan kurban.

Sasaran pengawasan, pemeriksaan, dan pendataan hewan kurban dilakukan di kandang, lapak, atau tempat penjualan hewan kurban. Di mana, pengawasan dan pengecekan dibantu lima dokter hewan, 17 inseminator, dan 3 paramedik.

“Kita memonitor dari tanggal 5 sampai 19 Juli di 11 kecamatan dan 3 puskeswan (Negerikaton, Tegineneng, dan Wayratai). Kami memantau dari kelakuan dan fisik hewan sebelum Idul Adha,” terangnya.

Baca Juga :  Diseminasi Matematika Gembira, Upaya Disdikbud Pesawaran Tingkatkan Kompetensi Guru

Kendati ketersediaan hewan kurban terjaga, namun pada tahun ini minat beli masyarakat turun tajam. Kecuali, hewan sapi yang relatif stabil. Umumnya masyarakat patungan membeli sapi dengan cara arisan yang dikelola panitia masjid setempat.

Disinggung standar operasional prosedur (SOP) pemotongan hewan kurban, pihaknya mengaku akan turut memantau dan tentunya dengan melaksanakan protokol kesehatan (prokes).

Desa-desa wilayah poskeswan telah dilakukan pembinaan dalam upaya mencegah kerumunan masyarakat di masa pandemi ini. Caranya, melibatkan takmir masjid dan panitia kurban. Sehingga, pada saat penyembelihan hewan kurban yang berada di lokasi hanya panitia.

“Kalau bisa malah, pemilik hewan tidak berada di lokasi sehingga kita upayakan seminimal mungkin kerumunan,” paparnya.

Baca Juga :  Pemkab Pesawaran Kembali Raih Predikat Informatif Tingkat Provinsi Lampung 2025

Sementara, untuk pembagian daging kurban masyarakat tidak boleh datang ke lokasi. Nantinya, pihak panitia yang akan mengantar ke rumah masing-masing.

“Prokes wajib dilaksanakan, lokasi harus steril. Kita tinggal mengingatkan kembali. Selain itu kita akan kembali melakukan pemantauan di lokasi penyembelihan hewan kurban,” tandasnya.

Sementara, pemilik lapak penjualan hewan kurban, Karminah, menyatakan penjualan hewan kurban sapi relatif stabil. Namun untuk kambing, anjlok dibanding tahun lalu.

“Sapi pada tahun 2020, kita mampu jual sekitar 20 ekor lebih. Tahun ini 30 ekor. Namun, untuk kambing, tahun ini 40 ekor saja susah. Padahal, tahun lalu sedikitnya 200 ekor sudah terjual seminggu sebelum hari-H,” pungkasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Pedang Pora Sambut Kapolres Baru Pesawaran
3.457 PPPK Paruh Waktu Resmi Terima SK, Bupati Nanda Tekankan Kinerja dan Integritas
UPT Korwilcam Gedongtataan Fokus Bentuk Siswa Cerdas dan Berkarakter
Dari Gerak Anak Indonesia Hebat hingga Kurikulum Merdeka, Inovasi Pendidikan Way Khilau
Pelaku Pencabulan Anak di Gedong Tataan Ditangkap Polisi
Semarak HUT KORPRI ke-80 dan HGN ke-31, Guru Tegineneng Unjuk Kreativitas
Diseminasi Matematika Gembira, Upaya Disdikbud Pesawaran Tingkatkan Kompetensi Guru
Peringati HGN, Wabup Pesawaran Ajak Masyarakat Hormati Pengabdian Guru
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 07:38 WIB

Pedang Pora Sambut Kapolres Baru Pesawaran

Jumat, 2 Januari 2026 - 22:37 WIB

3.457 PPPK Paruh Waktu Resmi Terima SK, Bupati Nanda Tekankan Kinerja dan Integritas

Rabu, 31 Desember 2025 - 20:07 WIB

UPT Korwilcam Gedongtataan Fokus Bentuk Siswa Cerdas dan Berkarakter

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:38 WIB

Dari Gerak Anak Indonesia Hebat hingga Kurikulum Merdeka, Inovasi Pendidikan Way Khilau

Kamis, 18 Desember 2025 - 08:28 WIB

Pelaku Pencabulan Anak di Gedong Tataan Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

Kepala Bagian Pengadaan Barjas Setdakab Lampura, Chandra Setiawan.

BREAKING NEWS

Barjas Bongkar Fakta, 24 Proyek Lampung Utara Tak Pernah Masuk Lelang

Selasa, 13 Jan 2026 - 15:09 WIB

Ini bukti surat palsu yang beredar.

BREAKING NEWS

BKPPD Lamtim Bongkar Surat Mutasi ASN Palsu, Sekolah Diminta Waspada!

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:47 WIB

Ribuan masyarakat desa penyangga TNWK saat unjuk rasa di depan Kantor Balai TNWK, Selasa (13/1/2026).

BREAKING NEWS

Dihantui Gajah Liar, Ribuan Warga Desa di Way Kambas Serbu Balai TNWK

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:13 WIB