Pemprov Lampung Desak Pertamina Salurkan Solar Sesuai Kuota

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung lewat Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Lampung, Sopan Sopian Atik meminta Pertamina segera mengalirkan 12 juta liter solar yang hingga akhir November 2025 tercatat belum tersalurkan dari kuota tambahan tahun ini.

Sopan menjelaskan bahwa Lampung sebelumnya menerima tambahan kuota solar sebesar 11,5 juta liter yang ditargetkan tersalurkan dalam kurun tiga bulan. Namun, masih ada sisa besar yang belum dikeluarkan ke SPBU.

“Setelah kita cek update sampai akhir November, kuota tambahan itu masih tersisa 12 juta liter yang belum disalurkan. Dari kuota awal 64 juta liter, artinya kita bisa mencapai 76 juta liter untuk Desember,” ujarnya, Rabu (3/12/2025).

Baca Juga :  Peduli Korban Bencana Sumatera, RMD Care Lampung dan Mapala Unila Pastikan Layanan Kesehatan Terpenuhi

Pemprov menilai lambatnya penyaluran turut memicu antrean panjang dan gejala kelangkaan solar bersubsidi di sejumlah wilayah.

“Kalau SPBU sudah punya kuota sekian lalu tidak boleh ditambah, itu yang bikin macet. Harusnya lihat kondisi antrean, lihat sisa kuota provinsi, lalu segera salurkan saja supaya kemacetan dan kelangkaan bisa berkurang,” jelasnya.

Dengan tambahan suplai tersebut, Pemprov optimistis kebutuhan solar bersubsidi sepanjang Desember dapat tercukupi sehingga tidak terjadi lagi antrean panjang.

“Bulan kemarin kita 66 juta liter. Kalau Desember bisa 76 juta liter, berarti ada tambahan 10 juta liter. Mudah-mudahan cukup sampai akhir tahun,” kata Sopan.

Baca Juga :  Sekdaprov Lampung Pimpin Rakor Program Kerja Sekretariat Daerah: Tekankan Optimalisasi Peran Biro Sekretariat Daerah

Sopan juga mengakui pengawasan di SPBU untuk menghindari penimbunan memang masih jadi tantangan. Pasalnya, Lampung punya sekitar 200 SPBU.

“Ada modus CCTV dimatikan atau ditutup. Kalau itu terjadi, jelas harus dicurigai. Karena penyimpangan sering melibatkan oknum operator atau pengawas SPBU,” terangnya.

Ia menambahkan, beberapa kasus hukum yang berjalan juga menunjukkan adanya kerja sama antara pelaku dan pihak internal SPBU.

Dari sisi pemerintah daerah, ESDM Lampung melakukan pengawasan acak di lapangan, terutama memastikan volume yang disalurkan sesuai kuota. (*)

Berita Terkait

Dorong Swasembada Pangan Nasional, Wagub Jihan Ikut Tanam Padi Serentak di Lampung Timur
Kejati Kembali Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana Sekretariat DPRD Lampung Utara
RDP Komisi V DPRD Lampung, LBH Ansor Desak Koperasi Kekar Segera Bayar Pesangon Buruh
HKA Bakter Konsisten Dukung Asta Cita melalui Penguatan Sosial, Keamanan, dan Keberlanjutan Infrastruktur di Ruas Tol Bakter Sepanjang Tahun 2025
Infrastruktur Masih Jadi Prioritas, Lampung Akan Capai Target Jalan Mantap 85 Persen Tahun 2026
Pemprov Lampung Fokus Perbaikan Infrastruktur Jalan, Taufiqullah: Lelang Paket Mulai Pertengahan Februari
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk Capai Target PAD Tahun 2026 
Wagub Jihan Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan, Wujud Kepedulian Bencana Sumatera
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:50 WIB

Dorong Swasembada Pangan Nasional, Wagub Jihan Ikut Tanam Padi Serentak di Lampung Timur

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:41 WIB

Kejati Kembali Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana Sekretariat DPRD Lampung Utara

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:10 WIB

RDP Komisi V DPRD Lampung, LBH Ansor Desak Koperasi Kekar Segera Bayar Pesangon Buruh

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

Infrastruktur Masih Jadi Prioritas, Lampung Akan Capai Target Jalan Mantap 85 Persen Tahun 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 19:55 WIB

Pemprov Lampung Fokus Perbaikan Infrastruktur Jalan, Taufiqullah: Lelang Paket Mulai Pertengahan Februari

Berita Terbaru

LAMPUNG SELATAN

Hari Bhakti Imigrasi ke-76, Imigrasi Kalianda Gelar Donor Darah

Selasa, 20 Jan 2026 - 20:06 WIB