LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Dua hari menjelang penutupan program pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB), warga Bandarlampung ramai mengujungi Kantor Samsat Induk Rajabasa, Selasa (28/9/2021).
Berdasar pantauan, setiap loket mulai dari cek fisik kendaraan, print foto kendaraan, arsip BPKB, pengesahaan, hingga pembayaran terlihat sesak.
Rido Hartanto,warga Tanjungsenang, mengaku telah mengantre sejak pukul 08:30 WIB dan belum juga selesai.
“Ya Mas antrean banyak ini aja masih menunggu pengesahan. Setelah ini bayar, antre lagi,” ungkap dia.
Senada, Ririn, warga Wayhalim mengakui proses pemutihan cukup lama. Dia menduga ini lantaran mendekati penutupan 30 September.
Ia mengaku rela cuti kerja untuk mengurus pemutihan karena menyadari butuh waktu tak sebentar.
“Sengaja saya cuti. Sebab, pasti lama dan antre. Kalau terlewatkan sayang karena tidak tiap tahun ada pemutihan,” ungkap pegawai swasta ini.
Terpisah, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Adi Erlansyah mengakui lonjakan menjelang penutupan program pemutihan.
Saat dikonfirmasi akan diperpanjang atau tidak, Adi menyatakan belum mengetahui karena perlu evaluasi.
Kalaupun ke depan ada program seperti ini lagi, pastinya tidak sama dengan sekarang.
“Tidak bisa asal perpanjang karena harus ada dasar Pergub. Dan, Kemendagri mesti tahu,” tandasnya. (“)
Red









