Pencurian Kabel Listrik Marak, 29 Gardu PLN Dirusak

- Jurnalis

Kamis, 20 Mei 2021 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu gardu yang kabel listriknya dicuri. FOTO: ISTIMEWA

Salah satu gardu yang kabel listriknya dicuri. FOTO: ISTIMEWA

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung – Maraknya pencurian kabel di gardu PLN Bandarlampung kian meresahkan. Hingga Rabu (19/5/2021), total ada 29 gardu yang dirusak. Dari masing-masing tempat itu, sekitar 5 meter kabel dijarah.

Pungki Priambodo, Manager Bagian Jaringan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tanjungkarang, menjelaskan pencurian terjadi sejak pertengahan Maret 2021.

PLN bahkan telah melaporkan kejadian tersebut pada Kamis (18/3/2021). Saat itu, baru 10 gardu yang dirusak, seperti dilansir dari rilislampung.id (group lampungcorner.com).

Wilayah kerja PLN UP3 Tanjungkarang meliputi Kota Bandarlampung dan Lampung Selatan.

Khusus Kota Bandarlampung ada tiga unit yaitu PLN ULP Telukbetung, PLN ULP Karang, dan PLN ULP Wayhalim.

Baca Juga :  Ketua DPD Golkar Lampung Dukung Penuh Penempatan Polri Dibawah Presiden, Hanan Razak: Amanat Reformasi dan Konstitusi

Pungki menjelaskan, puncak pencurian terjadi pasca Idulfitri 2021. Lokasinya di tiga gardu di Jalan Nunyai Rajabasa, Komaruddin, dan Tirtaria, Waykandis.

Menurut Pungki, total kerugian PLN mencapai Rp50 juta. Selain kerugian dari kerusakan gardu dan hilangnya kabel, pelayanan PLN sempat lumpuh.

“Kabel kami bahannya dari tembaga yang dipotong,” ungkap Pungki kepada rilisidlampung.

Pungki menceritakan masalah ini diketahui setelah ada laporan dari masyarakat terkait listrik yang padam pada malam hingga pagi hari.

Baca Juga :  PKB Lampung Gelar Buka Puasa Bersama, Luncurkan Program Lamban Zakat

”Akhirnya kami datang memeriksa dan langsung kami ganti kabelnya,” terangnya.

Dia menduga pencuri memahami listrik karena berani memotong kabel bertegangan tinggi.

Pungki mengilustrasikan, petugas PLN harus memakai sarung tangan dan sepatu isolasi tahan tegangan untuk dapat memperbaiki gardu.

“Gardu itu memang punya PLN. Tapi kami minta bantuan masyarakat supaya segera lapor ke kami jika melihat pencurian,” imbaunya.

Dia berharap segera ada titik terang tentang aksi pencurian ini. Polda Lampung pun sudah ikut turun ke beberapa lokasi untuk menelusuri kasus ini. (*)

Red

 

Berita Terkait

Wagub Jihan Apresiasi BSI, Program Lampung Berhaji Perkuat Literasi Keuangan Syariah
AKP Ipran Resmi Jabat Kapolsek Panjang
Wagub Jihan Hadiri Musrenbang RKPD Lampung Selatan Tahun 2027, Tekankan Keselarasan Pembangunan Daerah
Korpri Lampung Gelar Ramadhan Berbagi, Salurkan 1.101 Bantuan Sembako Bagi ASN
Harga Emas Antam Melonjak Rp40 Ribu, Tembus Rp3,087 Juta Per Gram
Naik Klasemen! Bhayangkara Lampung FC Menang 2-1 Lawan Arema FC di Laga Kandang
Bhayangkara Lampung FC Tertinggal 0-1 Melawan Arema FC, Pada Babak Pertama BRI Super League
Diserbu Warga, Pasar Murah Polresta Bandar Lampung Jual Sembako di Bawah Harga Pasar
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:16 WIB

AKP Ipran Resmi Jabat Kapolsek Panjang

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:24 WIB

Wagub Jihan Hadiri Musrenbang RKPD Lampung Selatan Tahun 2027, Tekankan Keselarasan Pembangunan Daerah

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:17 WIB

Korpri Lampung Gelar Ramadhan Berbagi, Salurkan 1.101 Bantuan Sembako Bagi ASN

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:08 WIB

Harga Emas Antam Melonjak Rp40 Ribu, Tembus Rp3,087 Juta Per Gram

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:20 WIB

Naik Klasemen! Bhayangkara Lampung FC Menang 2-1 Lawan Arema FC di Laga Kandang

Berita Terbaru