Penggunaan Anggaran Dinas Peternakan Dan Perkebunan Lampura diduga tidak Efisien

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGCORNER,Lampura – Penggunaan anggaran yang dikelola Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Utara di tahun anggaran berjalan menjadi sorotan.

Hal ini menyusul mencuatnya beberapa paket pengadaan yang dinilai tidak mencerminkan efisiensi anggaran dan efektivitas penggunaan dana publik.

Diantaranya, belanja Honorarium Penanggungjawaban Pengelola Keuangan sebesar Rp159 juta lebih. Besarnya anggaran untuk honorarium pengelola keuangan ini dinilai tidak sebanding dengan hasil kerja yang bisa diukur secara langsung oleh publik.

Meskipun honorarium merupakan hal yang lumrah dalam pengelolaan anggaran daerah, namun nilainya yang cukup besar memunculkan pertanyaan mengenai proporsionalitas dan urgensinya.

Selain itu, terdapat ratusan juta rupiah untuk honorarium narasumber atau pembahas, moderator, pembawa acara.
Anggaran ini dialokasikan untuk kegiatan yang bersifat administratif dan seremonial.

Baca Juga :  Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Tentunya ini menjadi pertanyaan mengenai efektivitas kegiatan tersebut terhadap peningkatan kinerja dinas serta kontribusinya terhadap kesejahteraan peternak dan pekebun di daerah.

Kegiatan seperti seminar atau sosialisasi sering kali hanya menjadi formalitas yang tidak berdampak langsung ke lapangan.

Tidak hanya itu, anggaran perjalanan dinas sebesar Rp 59 juta lebih juga menjadi perhatian. Walau perjalanan dinas merupakan bagian dari aktivitas organisasi pemerintah, namun penggunaan anggaran untuk perjalanan dinilai perlu transparansi yang lebih ketat, terutama terkait tujuan, hasil, dan siapa saja yang melakukan perjalanan.

Baca Juga :  Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Lampura, Bunda Literasi: Bertutur Jadi Jalan Anak Mengenal Kekuatan Literasi

Kepala Dinas Peternakan Dan Perkebunan Lampura, M Rizki, saat ditemui sejumlah wartawan, Jumat (23/5/2025), berdalih seluruh kegiatan tersebut sudah sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.

Dirinya mengaku honorarium pengelola keuangan diperuntukkan honor bendahara, PPK, dan PPTK.
Sedangkan honorarium narasumber, moderator dan sejenisnya dengan besaran mencapai ratusan tersebut, lanjutnya, itu lantaran belum dilkakukan efisiensi.

“Setelah diefisiensi, besarannya berkurang menjadi sekitar Rp 30 juta. Itu dipergunakan untuk bimtek di beberapa kecamatan, Kalau untuk biaya Perjalanan Dinas, saya selaku kepala dinas bisa lebih dari dua kali ke Jakarta, dan semua sudah sesuai,” ujarnya.

Berita Terkait

Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Lampura, Bunda Literasi: Bertutur Jadi Jalan Anak Mengenal Kekuatan Literasi
Akademisi Soroti Selter JPTP Lampura, Ingatkan Prinsip Merit dan Asas Legalitas
Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial
Ukir Prestasi Sebagai Camat Abung Selatan, Agus Rama Halik Bidik Kursi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan
Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Lampura Sepakati Orgen Tunggal Hanya sampai Pukul 17.00 WIB
Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik
Debu Vulkanik GAK Menyebar, Sekolah di Lampura Beralih ke Pembelajaran Online
Target Berubah Lagi, DPRD Lampura Bakal Panggil Pengembang Pasar Dekon
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Lampura, Bunda Literasi: Bertutur Jadi Jalan Anak Mengenal Kekuatan Literasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Akademisi Soroti Selter JPTP Lampura, Ingatkan Prinsip Merit dan Asas Legalitas

Selasa, 29 September 2026 - 17:16 WIB

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Senin, 28 September 2026 - 12:25 WIB

Ukir Prestasi Sebagai Camat Abung Selatan, Agus Rama Halik Bidik Kursi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan

Selasa, 8 September 2026 - 10:59 WIB

Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Lampura Sepakati Orgen Tunggal Hanya sampai Pukul 17.00 WIB

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:28 WIB