Periode September, KPU Lampung Tetapkan DPB 5,9 Juta Pemilih

- Jurnalis

Kamis, 7 Oktober 2021 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisioner KPU Lampung Agus Riyanto dan Ketua Erwan Bustami rapat rekapitulasi, Rabu (6/10/2021). Foto: Istimewa

Komisioner KPU Lampung Agus Riyanto dan Ketua Erwan Bustami rapat rekapitulasi, Rabu (6/10/2021). Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung mengelar rapat rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) periode September 2021 bersama KPU 15 kabupaten/kota secara daring, Rabu (6/10/2021).

Hasilnya, DPB di Provinsi Lampung ditetapkan 5.981.580 pemilih. Atau, bertambah 1.185 orang dari DPB periode Agustus sebanyak 5.980.395.

Komisioner KPU Lampung Agus Riyanto menerangkan, periode September ini KPU Lampung memutakhirkan data pemilih.

Baik itu penambahan pemilih baru maupun penghapusan data pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat yang terdaftar dalam DPT Pemilu atau pemilihan terakhir.

Untuk keseluruhan, penambahan pemilih baru berjumlah 3.425 orang. Dengan rincian penghapusan data pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 2.294 pemilih. Terdiri dari pemilih meninggal dunia 1.517 orang, pemilih ganda 149 orang, pindah domisili 503 orang, tidak dikenal 1 orang, TNI 48 orang, Polri 16 orang, dan bukan penduduk 6 orang.

Baca Juga :  Badan Pangan Nasional Sikat Produk Tak Layak, Jelang Lebaran di Lampung

“Data tersebut berasal dari 15 kabupaten/kota, 229 kecamatan dan 2.640 desa/kelurahan se-Provinsi Lampung,” ungkapnya.

Agus mengatakan, keberhasilan dan kesuksesan untuk mewujudkan daftar pemilih yang akurat, mutakhir dan berkualitas sesungguhnya menjadi tugas dan tanggungjawab bersama semua stakeholder yang ada.

Baca Juga :  Bertemu Gubernur, Bupati Parosil Bahas Sekolah Rakyat Hingga Tambang

“Peran serta dan partisipasi aktif masyarakat menjadi bagian penting dari kesuksesan pemilu dan demokrasi di Indonesia,” ujarnya.

Tantangan pemilu dan pilkada serentak 2024 akan semakin kompleks di tengah masa pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan akan berakhir.

Konsolidasi, koordinasi dan persiapan jauh-jauh hari dilakukan oleh KPU Provinsi Lampung dan jajaran di tingkat KPU Kabupaten/Kota.

“Ini akan menjadi modal kesiapan diri untuk menyongsong suksesnya perhelatan akbar pemilu dan pilkada serentak di tahun 2024,” tandasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Cegah Banjir, Polisi dan Warga Bumi Waras Gotong Royong Bersihkan Selokan
Wagub Jihan Panen Raya Melon, Hasil Pengembangan Smart Greenhouse SMKN Pertanian Pembangunan Natar
Gubernur Lampung Lepas Mahasiswa Program Magang Internasional, Upaya Tingkatkan IPM Skema Migran Vokasi
Gubernur Mirza Perkuat Implementasi Digitalisasi Keuangan Daerah Terintegrasi Maksimal
Sidang Lanjutan Kasus SPAM Pesawaran Kembali Digelar, 10 Saksi JPU Paparkan Pembuktian
Pemprov Lampung Peringati Hari Kartini 2026, Wulan Mirza Ajak Kalangan Perempuan Inspirasi Penguatan Pembangunan Pendidikan
TRIGA Lampung Gelar Aksi di Jakarta, Desak DPR RI dan Kejaksaan Agung Tuntaskan Konflik Agraria PT SGC
Pemprov Lampung dan Kodam XXI/Raden Intan Tingkatkan Kapasitas Bersama di Bidang Komunikasi Publik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:39 WIB

Cegah Banjir, Polisi dan Warga Bumi Waras Gotong Royong Bersihkan Selokan

Selasa, 21 April 2026 - 18:00 WIB

Wagub Jihan Panen Raya Melon, Hasil Pengembangan Smart Greenhouse SMKN Pertanian Pembangunan Natar

Selasa, 21 April 2026 - 17:53 WIB

Gubernur Lampung Lepas Mahasiswa Program Magang Internasional, Upaya Tingkatkan IPM Skema Migran Vokasi

Selasa, 21 April 2026 - 17:47 WIB

Gubernur Mirza Perkuat Implementasi Digitalisasi Keuangan Daerah Terintegrasi Maksimal

Selasa, 21 April 2026 - 12:39 WIB

Sidang Lanjutan Kasus SPAM Pesawaran Kembali Digelar, 10 Saksi JPU Paparkan Pembuktian

Berita Terbaru