Pj. Bupati Marindo Bersama Kementrian Pertanian Canangkan Pringsewu Sebagai Kabupaten Anggur Pertama di Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 24 Oktober 2024 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.Com Pringsewu – Penjabat Bupati Pringsewu, DR. Marindo Kurniawan, ST., MM., menghadiri Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Anggur yang diadakan bersama Direktur Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian, Dr. Liferdi.

Dalam acara ini, Marindo menyatakan komitmennya untuk menjadikan Kabupaten Pringsewu sebagai Kabupaten Anggur pertama di Indonesia. Kegiatan bimtek berlangsung di Rumah Kebun Ibu Melda, Kecamatan Ambarawa Kabupaten setempat, Kamis (24/10/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat, termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pringsewu, Masykur Hasan, Inspektur Kabupaten Pringsewu, Andi Purwanto, serta kepala dinas terkait. Marindo menjelaskan bahwa meskipun Kabupaten Pringsewu memiliki ketersediaan lahan yang luas untuk budidaya anggur, pemanfaatannya saat ini masih belum optimal. Data dari DPD ASPAI mencatat populasi tanaman anggur di Pringsewu sebanyak 5.309 batang yang tersebar di beberapa kecamatan.

Baca Juga :  Penerima Manfaat Keracunan, Ketua Karang Taruna Tegineneng Minta DPRD dan Pemda Pesawaran Evaluasi SPPG Trimulyo

“Luasan lahan budidaya anggur baru mencapai 6,54 hektar, dengan sebagian besar berada di Kecamatan Ambarawa. Hal ini menunjukkan potensi besar yang masih dapat dikembangkan,” ungkapnya.

Marindo juga menyoroti bahwa buah anggur merupakan komoditas sub tropis yang semakin populer di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi anggur di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 13.405 ton, namun masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat, sehingga masih bergantung pada impor.

“Ini adalah peluang besar bagi masyarakat kita untuk terlibat dalam budidaya anggur. Budidaya ini tidak memerlukan lahan yang luas, bahkan bisa dilakukan di pekarangan rumah,” jelasnya.

Baca Juga :  Bed Dryer Beroperasi di Rawa Jitu Selatan, Dorong Hilirisasi Pertanian dan Kesejahteraan Petani di Tulang Bawang

Marindo berharap melalui pembinaan dari Pemerintah Kabupaten dan Dinas Pertanian, minat masyarakat untuk membudidayakan anggur akan semakin meningkat. Ia optimis bahwa dengan perkembangan ini, Kabupaten Pringsewu bisa dikenal sebagai Pekon Anggur dan menjadi daya tarik wisata di Bumi Jejama Secancanan.

“Dukungan dari pemerintah pusat, provinsi, dan semua stakeholder sangat dibutuhkan agar cita-cita ini dapat terwujud,” tutup Marindo.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pringsewu. (Wahyu)

Berita Terkait

MTsN 2 Pesawaran Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026
Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Kolaborasi Pertahanan Melalui Audiensi kepada Pangdam XXI/RI
Kapolsek Kedondong Jalin Silaturahmi ke Ponpes Ibnu Muhtaram Tanjung Kerta Way Khilau
Penerima Manfaat Keracunan, Ketua Karang Taruna Tegineneng Minta DPRD dan Pemda Pesawaran Evaluasi SPPG Trimulyo
Viral! Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian, Enam Bulan Dirumahkan Tanpa Surat
LSM KPK RI Lampung Resmi Lantik Pengurus DPC Pesawaran
DPD Nasdem Pesawaran Gelar Pelatihan Konten Kreator, Upaya Tingkatkan Kreatifitas dan Inovasi Kader
Jumat Berkah! Gebrakan DPD Nasdem Pesawaran, Cukur Gratis dan Bersih Rumah Ibadah
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:38 WIB

MTsN 2 Pesawaran Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:32 WIB

Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Kolaborasi Pertahanan Melalui Audiensi kepada Pangdam XXI/RI

Senin, 27 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kapolsek Kedondong Jalin Silaturahmi ke Ponpes Ibnu Muhtaram Tanjung Kerta Way Khilau

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:58 WIB

Penerima Manfaat Keracunan, Ketua Karang Taruna Tegineneng Minta DPRD dan Pemda Pesawaran Evaluasi SPPG Trimulyo

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:39 WIB

Viral! Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian, Enam Bulan Dirumahkan Tanpa Surat

Berita Terbaru