Polemik Konsumsi Manasik Haji Diklarifikasi, Kakan dan Anggota Komisi VIII DPR RI Nyatakan Miskomunikasi

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Lampung Utara, Feryza Agung.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Lampung Utara, Feryza Agung.

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Polemik pembagian snack dan nasi kotak dalam kegiatan manasik haji di Kabupaten Lampung Utara akhirnya mendapat penjelasan resmi. Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Lampung Utara, Feryza Agung, memastikan peristiwa tersebut terjadi murni akibat miskomunikasi di lapangan, bukan karena kekurangan konsumsi.

Hal itu disampaikan Feryza saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/2/2026). Ia menegaskan, persoalan hanya terjadi di zona II dan tidak memengaruhi keseluruhan pelaksanaan manasik haji.

“Persoalan itu hanya miskomunikasi. Di zona II memang ada jamaah yang hadir membawa keluarga, sementara konsumsi disiapkan berdasarkan jumlah calon jamaah haji yang terdata,” jelasnya.

Ia merinci, jumlah jamaah di zona II sebanyak 239 orang. Namun, konsumsi yang disiapkan disebut telah dilebihkan dari jumlah tersebut sebagai langkah antisipasi.

Baca Juga :  Pipa JDU 900 Milimeter Rusak, Distribusi Air PDAM Bandar Lampung Terganggu

Menurutnya, dinamika di lapangan membuat jumlah kehadiran melampaui data resmi karena adanya keluarga yang ikut mendampingi calon jamaah haji. Kondisi inilah yang menimbulkan kesan seolah-olah terjadi kekurangan konsumsi.

Secara keseluruhan, jumlah Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Lampung Utara tahun 2026 mencapai 400 orang, terdiri dari 189 laki-laki dan 211 perempuan.

Feryza memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi teknis agar kejadian serupa tidak terulang, terutama dalam pengendalian peserta non-terdaftar selama kegiatan berlangsung.

Ia juga menjelaskan, CJH Lampung Utara tergabung dalam kloter JKG 15 bersama jamaah asal Lampung Timur. Mereka dijadwalkan masuk asrama haji pada 3 Mei 2026, berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pada 4 Mei, dan diperkirakan tiba di Arab Saudi pada 5 Mei 2026.

Respons cepat juga datang dari anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam. Melalui sambungan telepon, Ia menilai insiden tersebut memang terjadi di zona II dan disebabkan miskomunikasi teknis, bukan karena kelalaian distribusi konsumsi.

Baca Juga :  Tubaba Perkuat Tata Kelola Aset dan Kepastian Hukum Pertanahan

Menurutnya, berdasarkan penjelasan yang diterima, konsumsi telah disalurkan sesuai jumlah jamaah bahkan telah ditambah. Namun, kehadiran peserta di luar daftar membuat terjadi ketidaksesuaian di lapangan.

“Secara prosedur sudah dijalankan. Persoalan ini sudah selesai. Tapi saya minta kementerian haji, khususnya di Lampung Utara dan daerah lain, agar lebih cermat dalam pelaksanaan teknis,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan dengan menjunjung integritas dan profesionalitas, mengingat manasik haji merupakan tahapan penting sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Aprozi juga mengingatkan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, khususnya di Provinsi Lampung, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan penyelenggaraan ibadah haji. (*)

Berita Terkait

24 Pegawai Lamtim Terancam Sanksi Berat, Sekda: Dua Sudah Dipecat
BKPSDM Lampura Pastikan Tiga ASN Terpidana Korupsi Wajib PTDH, UPS Harus Dikembalikan
Transparansi Seleksi JPTP Lampura Dipertanyakan, Hasil Tiga Besar Masih Jadi Misteri
Baru Dilantik, 10 Pejabat Lampura Langsung Dikejar Target
Seleksi Terbuka JPTP Lampura Masuk Tiga Besar, Nama dan Nilai Peserta Masih Dirahasiakan
Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas
Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan
Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:02 WIB

24 Pegawai Lamtim Terancam Sanksi Berat, Sekda: Dua Sudah Dipecat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:41 WIB

BKPSDM Lampura Pastikan Tiga ASN Terpidana Korupsi Wajib PTDH, UPS Harus Dikembalikan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Transparansi Seleksi JPTP Lampura Dipertanyakan, Hasil Tiga Besar Masih Jadi Misteri

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Baru Dilantik, 10 Pejabat Lampura Langsung Dikejar Target

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Lampura Masuk Tiga Besar, Nama dan Nilai Peserta Masih Dirahasiakan

Berita Terbaru

Thania Rhamadani Harisma, pelajar kelas VII Sekolah IT Insan Robani Lampura.

LAMPUNG UTARA

Dua Bulan Berlatih, Siswi Insan Robani Ini Berhasil Raih Juara III

Minggu, 1 Nov 2026 - 09:33 WIB