Polisi Beber Kronologis Perusakan Diduga Libatkan Ketum PPWI, Tersangka Jadi Empat Orang

- Jurnalis

Senin, 14 Maret 2022 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Lamtim melakukan konferensi pers, Senin (14/3/2022). Foto: istimewa

Polres Lamtim melakukan konferensi pers, Senin (14/3/2022). Foto: istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Timur — Polres Lampung Timur (Lamtim) menetapkan empat orang tersangka kasus pemerasan dan perusakan papan bunga.

Keempatnya, Ketum PPWI Wilson Lalengke (56), Ketua PPWI Lampung Edi Suryadi (48), wartawan media online lantainews.com Sunarso (41), dan wartawan resolusitv.com, Muhammad Indra (36).

Indra diduga memeras, warga Margatiga, Lamtim, M Rio (29) sebesar Rp2,8 juta. Sedangkan, nama lain merusak papan bunga dari tokoh adat Lamtim.

Papan bunga berisi ucapan selamat kepada Polres Lamtim karena telah menangkap oknum wartawan yang diduga memeras tersebut.

Kapolres Lamtim AKBP Zaky Alkazar Nasution membeberkan, barang bukti yang diamankan berupa satu lembar struk bukti transfer uang tunai, uang Rp1,1 juta, satu motor matic, tiga handphone, tiga papan bunga, satu kayu penyangga papan bunga, dan satu flashdisk.

“Saksi dugaan pemerasan lima orang dan saksi dugaan perusakan 29 orang. Semuanya telah diperiksa,” jelasnya dalam konferensi pers, Senin (14/3/2022).

Zaky menceritakan, pada Selasa (8/3/2022) korban Rio datang ke Polres Lamtim untuk berkonsultasi dengan Satreskrim perihal pemerasan yang dilakukan Indra.

Oknum wartawan itu meminta sejumlah uang untuk menghapus berita dugaan perselingkuhan korban disertai ancaman.

Saat sedang konsultasi, korban ditelepon Indra untuk segera menyerahkan uang. Rio pun menemui Indra dengan dibuntuti oleh anggota kepolisian.

Korban kemudian menyerahkan uang kepada tersangka. Setelah itu, tersangka pergi dan dikejar oleh polisi.

“Saat pengejaran, anggota kami kehilangan jejak dan berpikir kalau tersangka kembali ke rumahnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Jemaah Haji Kloter 11 JKG Pulang dengan Selamat, Sekda: Pertahankan Nilai-Nilai Haji dalam Kehidupan

Ketika polisi ke rumah tersangka di Sekampung, Lamtim, anggota Satreskrim menunjukkan surat perintah tugas kepada istri Indra.

Lalu, anggota memeriksa rumah tersangka atas izin istri Indra. Tak lama berselang, lelaki itu tiba menggunakan sepeda motor.

“Anggota kami lalu menangkap tersangka. Saat diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya. Namun, uang sudah ditransfer ke rekening pribadinya melalui BRILink,” kata dia.

Terkait kasus perusakan, kata Zaky, pada Jumat (11/3/2022) Ketum PPWI bersama anggotanya melakukan aksi solidaritas di depan Mapolres Lamtim.

Rombongan ini masuk mapolres lalu merobohkan dan merusak papan ucapan karangan bunga. Selain itu, mengintimidasi Bripka Syarifudin, anggota humas Polres Lamtim.

“Saat itu saya bertemu Wilson. Saya menyampaikan klarifikasi atas tuduhan dirinya bahwa penangkapan yang dilakukan anggota Satreskrim terhadap Indra tidak sesuai prosedur,” jelasnya.

Setelah mendengar penjelasan, Wilson dan rombongan pergi dan menyatakan akan melaporkan tindakan penangkapan yang menurutnya tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Pada hari sama, terbit laporan terkait perusakan yang dilakukan Wilson dan rombongan. Karena itu, penyidik melakukan penyelidikan dan penyidikan sesuai SOP.

Selanjutnya, pada Sabtu (12/3/2022) sebanyak 20 orang perwakilan Adat Buay Beliuk Margatiga membuat laporan resmi terkait perusakan papan bunga yang dirobohkan Wilson cs.

Kemudian, anggota Satreskrim menangkap Wilson, Edi, dan Sunarso di sekitaran Markas Polda Lampung di Bandarlampung. Dari sana, polisi membawa ketiga orang tersebut ke Mapolres Lamtim.

Baca Juga :  Kembali dari Tanah Suci, 283 Jemaah Haji Lampung Timur Disambut Penuh Haru dan Syukur

“Untuk kasus pemerasan dijerat Pasal 368 KUHP dengan ancaman sembilan tahun. Sedangkan kasus perusakan dibidik Pasal 170 KUHP subsider Pasal 406 KUHP jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara,” jelasnya.

Wilson dalam kesempatan ini meminta maaf kepada Kapolres Lamtim dan jajarannya serta kepolisian di seluruh Indonesia. Dia juga meminta maaf kepada para tokoh adat.

“Semoga kita bisa bekerja dan berkarya lebih baik lagi di masa depan bagi nusa dan bangsa. Selain itu menjalin hubungan kemitraan dengan kepolisian. Sekali lagi dengan tulus hati, saya minta maaf,” ucapnya.

Dia mengaku belum terpikir untuk menyiapkan penasehat hukum terkait kasus yang menimpa dirinya. Dia juga menyampaikan kepada anggota PPWI di seluruh Indonesia bahwa dirinya dalam keadaan baik.

“Saya menikmati proses ini. Tidak ada rasa dendam, tidak ada rasa sakit hati, dan lainnya,” ungkapnya.

Azzoheri, seorang tokoh adat dan penyimbang adat Buay Beliuk Margatiga, menambahkan dengan adanya kejadian ini tentu menjadi sebuah pembelajaran bersama.

“Saya mewakili lima adat Beliuk membuka pintu maaf. Terkait persoalan hukum, kami serahkan semua kepada pihak kepolisian,” ungkapnya.

Konferensi pers ini dihadiri Bupati Lamtim M Dawam Rahardjo, perwakilan Kejari Lamtim, perwakilan Kodim 0429/Lamtim, dan para tokoh adat dari Margatiga. (*)

Red

Berita Terkait

BRI Bangun TPST Berbasis RDF di Lamtim, Solusi Sampah Jadi Bernilai Ekonomi
Hari Bhayangkara ke-80, AKBP Heti Patmawati Ajak Personel Teladani Semangat Juang Pahlawan
Bupati Ela Pastikan Bayi Temuan Warga Terima Perawatan Terbaik, Polisi Telusuri Identitas Orang Tua
Ketua DPRD Lampung Timur Sambut Kepulangan 39 Jemaah Haji Kloter 15 JKG di Islamic Center Sukadana
Penuh Syukur dan Haru, Jemaah Haji Kloter JKG 14 Lampung Timur Tiba di Bumei Tuwah Bepadan
Jemaah Haji Kloter 11 JKG Pulang dengan Selamat, Sekda: Pertahankan Nilai-Nilai Haji dalam Kehidupan
Kembali dari Tanah Suci, 283 Jemaah Haji Lampung Timur Disambut Penuh Haru dan Syukur
Ketua DPRD Lampung Timur Sampaikan Duka, Pemkab Kawal Hak PMI yang Wafat di Taiwan
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:10 WIB

BRI Bangun TPST Berbasis RDF di Lamtim, Solusi Sampah Jadi Bernilai Ekonomi

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:48 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, AKBP Heti Patmawati Ajak Personel Teladani Semangat Juang Pahlawan

Senin, 15 Juni 2026 - 20:46 WIB

Bupati Ela Pastikan Bayi Temuan Warga Terima Perawatan Terbaik, Polisi Telusuri Identitas Orang Tua

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:12 WIB

Ketua DPRD Lampung Timur Sambut Kepulangan 39 Jemaah Haji Kloter 15 JKG di Islamic Center Sukadana

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:53 WIB

Penuh Syukur dan Haru, Jemaah Haji Kloter JKG 14 Lampung Timur Tiba di Bumei Tuwah Bepadan

Berita Terbaru