LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Polresta Bandar Lampung mengerahkan sebanyak 118 personel untuk mengamankan rangkaian kegiatan safari dakwah Ramadan yang menghadirkan ulama Syekh Abdullah Jaber di sejumlah masjid di Kota Bandar Lampung. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh kegiatan keagamaan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Polda Lampung, safari dakwah tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat hari, yakni pada 6, 7, 9, dan 11 Maret 2026, dengan lokasi kegiatan di lima masjid yang tersebar di berbagai wilayah Kota Bandar Lampung.
Kehadiran Syekh Abdullah Jaber, yang juga merupakan adik kandung almarhum Syekh Ali Jaber, diperkirakan menarik antusiasme besar dari masyarakat untuk mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan di bulan suci Ramadan.
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, mengatakan pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan menempatkan personel di setiap lokasi kegiatan.
“Sebanyak 118 personel kami kerahkan untuk melakukan pengamanan selama kegiatan safari dakwah Syekh Abdullah Jaber berlangsung di beberapa masjid di wilayah Kota Bandar Lampung. Personel akan diploting di setiap lokasi kegiatan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Agustina, Sabtu (7/3/2026).
Salah satu rangkaian kegiatan safari dakwah berlangsung di Masjid Jami Al Mukmin, yang berada di Jalan Pulau Sangiang, Kecamatan Sukarame. Dalam kesempatan tersebut, Syekh Abdullah Jaber memimpin salat subuh berjamaah yang diikuti sekitar seratus jemaah.
Usai salat subuh, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Takmuru Ilal Quran sebagai panitia pelaksana.
Agenda kegiatan meliputi sambutan panitia, penyampaian tausiah agama bertema keberkahan dan amalan di bulan Ramadan, penggalangan donasi dari para jemaah, doa penutup, hingga sesi foto bersama.
Dalam tausiahnya, Syekh Abdullah Jaber mengajak umat Islam memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ia mendorong para jemaah untuk memperbanyak amalan seperti salat, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta memperbaiki hubungan spiritual dengan Allah SWT selama bulan penuh berkah tersebut.
Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mengikuti safari dakwah. Dengan pengamanan yang maksimal, jemaah dapat menjalankan rangkaian kegiatan keagamaan dengan khusyuk dan nyaman. (*)
Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari















