Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Kelapa Gading – Pulo Gebang Sepanjang 9,3 Kilometer

- Jurnalis

Senin, 23 Agustus 2021 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerbang Tol Cakung, Jakarta Timur. (Foto: BPMI Setpres/Lukas)

Gerbang Tol Cakung, Jakarta Timur. (Foto: BPMI Setpres/Lukas)

LAMPUNGCORNER.COM, Jakarta — Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Enam Ruas Jalan Tol dalam Kota Jakarta, Segmen Kelapa Gading-Pulo Gebang, Senin (23/08/2021) pagi, di Gerbang Tol Cakung, Jakarta Timur.

“Alhamdulillah pada pagi hari ini Jalan Tol Pulo Gebang – Kelapa Gading sepanjang 9,3 kilometer telah selesai dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Jalan tol ini merupakan bagian dan melengkapi Jalan Tol Metropolitan Jabodetabek serta bagian dari Lingkar Dalam Jakarta dan Lingkar Luar Jakarta  (Jakarta Outer Ring Road). Keberadaan segmen tol ini diharapkan dapat meningkatkan kecepatan distribusi logistik sekaligus meningkatkan daya saing komoditas Indonesia.

“Jalan tol ini juga terkait dengan Kawasan Ekonomi Khusus Marunda dan juga terhubung juga dengan Pelabuhan Tanjung Priok, sehingga akan memperkuat, meningkatkan daya saing kita. Dan juga utamanya mobilitas orang di Jakarta akan semakin baik, mobilitas barang antara Kota Jakarta dengan sekitarnya juga akan semakin baik,” kata Presiden.

Baca Juga :  Pukul Kentongan, Prabowo Resmi Tutup Muktamar Ke-35 NU

Dalam sambutannya, Presiden menekankan pentingnya skema pembiayaan yang menggunakan bauran pendanaan antara pemerintah, BUMN, dan swasta dalam mempercepat proyek pembangunan nasional, seperti yang dipergunakan dalam pembangunan jalan tol ini.

“Yang tidak kalah pentingnya adalah model pembiayaan. Kita harapkan ini bisa dilakukan di jalan tol-jalan tol yang lain, yaitu memadukan anggaran bauran pendanaan, baik itu antara kementerian dengan BUMN, Kementerian BUMN dengan swasta atau model KPBU (Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha), sehingga akan mempercepat proyek-proyek jalan tol yang telah kita rencanakan,” ujarnya di lansir dari laman setkab.go.id, Senin (23/08/2021).

Kepala Negara pun mengharapkan agar skema pembiayaan itu juga dapat dilakukan dalam pembangunan infrastruktur di seluruh daerah di Indonesia.

“Saya berharap skema-skema pembiayaan seperti ini bisa digunakan dalam pembangunan infrastruktur di seluruh provinsi di pelosok Tanah Air, sehingga akan mampu mengatasi ketimpangan antardaerah, antarprovinsi dalam pembangunan infrastruktur. Dan kita harapkan akan mempercepat konektivitas nasional kita,” pungkasnya.

Baca Juga :  Prabowo: Negara Harus Mudahkan Rakyat, Bukan Mempersulit

Pembangunan Jalan Tol Layang Dalam Kota Jakarta atau disebut dengan Enam Ruas Jalan Tol Dalam Kota Jakarta termasuk ke dalam Proyek Strategis Nasional sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 56 Tahun 2018. Enam Ruas Jalan Tol Dalam Kota Jakarta ini direncanakan dibangun sepanjang 69,78 kilometer yang dibagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama mencakup segmen Pulo Gebang-Kelapa Gading sepanjang 9,3 kilometer dan Semanan-Kelapa Gading sepanjang 20,38 kilometer.

Usai memberikan sambutan, Presiden menempelkan kartu elektronik pada replika gerbang tol otomatis dan melakukan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian Jalan Tol Enam Ruas dalam Kota Jakarta, Segmen Kelapa Gading-Pulo Gebang.

Turut mendampingi Presiden dalam acara ini Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Komisaris Utama PT. Jakarta Tollroad Development Trisno Mulyadi. (*)

Red

Berita Terkait

Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah
Usai Sidak Ombudsman, Isi Rumah Dinas Berubah, Eks Kalapas Cibinong Dicecar DPR
Bupati Nanda Terima Penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional 2026
Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional
Soroti 8 Perda yang Buka Celah Bakar Lahan 2 Hektare, Prabowo: Complete Nonsense
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Dihentikan, Basarnas Tetap Lakukan Pemantauan
Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG, Syaratnya Harus Satu Suara
Kejar E20 dalam Dua Tahun, Pemerintah Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 07:19 WIB

Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah

Senin, 28 September 2026 - 15:23 WIB

Usai Sidak Ombudsman, Isi Rumah Dinas Berubah, Eks Kalapas Cibinong Dicecar DPR

Jumat, 25 September 2026 - 19:57 WIB

Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional

Jumat, 25 September 2026 - 19:33 WIB

Soroti 8 Perda yang Buka Celah Bakar Lahan 2 Hektare, Prabowo: Complete Nonsense

Jumat, 18 September 2026 - 09:59 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Dihentikan, Basarnas Tetap Lakukan Pemantauan

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah

Selasa, 29 Sep 2026 - 07:19 WIB