Sadis! Remaja 16 Tahun di Pesawaran Dianiaya Pakai Rantai Kapal

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, PESAWARAN – Aksi kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Pesawaran Lampung. Seorang remaja bernama Saidina Ali (16), warga Dusun 3, Desa Sukabanjar, Kecamatan Gedongtataan, menjadi korban penganiayaan brutal yang diduga dilakukan oleh Andi Sa’at pada Rabu malam (14/1/2026) sekitar pukul 20.05 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban tengah berkumpul bersama lima rekannya, yakni Aldo, Ikbal, Opal, Adil, dan Bagas yang sedang duduk santai di pinggir jalan Dusun 3, Desa Sukabanjar. Namun suasana berubah mencekam ketika korban baru tiba di lokasi menggunakan sepeda motor.

Salah seorang saksi mata, Aldo (17), menuturkan bahwa terduga pelaku tiba-tiba menghampiri korban tanpa alasan yang jelas, lalu langsung memukul korban secara membabi buta menggunakan rantai kapal.

“Tanpa sebab apa pun, saya lihat teman saya baru datang langsung dipukuli dan disabet pakai rantai,” ujar Aldo saat ditemui di Mapolres Pesawaran, Kamis (15/1/2026) dini hari.

Baca Juga :  Persiapan Lomba Pingpong di SKB Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Lapor Polisi

Aldo juga mengaku turut menjadi sasaran amukan pelaku yang saat itu membawa senjata tajam dan rantai kapal. Bahkan, pelaku sempat mengancam akan mencelakai korban dan teman-temannya dengan senjata tajam.

“Yang dipukul ada dua orang, tapi Saidina Ali yang paling parah karena digebuk pakai rantai kapal. Kalau saya tidak terlalu parah, sempat hampir disabet senjata tajam tapi bisa menghindar,” ungkapnya.

Akibat penganiayaan tersebut, Saidina Ali yang merupakan siswa kelas X SMA Perintis 2 Bandar Lampung mengalami retak tulang pada kaki kanan serta sejumlah luka lebam di paha dan betis.

Kondisi itu membuat korban tidak dapat beraktivitas seperti biasa dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit GMC Tamansari, Kecamatan Gedongtataan.

Baca Juga :  Sambut Murid Baru, SMPN 7 Kotabumi Gelar MPLS Ramah dengan Suasana Aman dan Bermakna

Sementara itu, Ebdal Arfani, orang tua korban, mengungkapkan bahwa anaknya mengalami trauma berat atas kejadian tersebut. Pihak keluarga pun langsung melaporkan kasus penganiayaan itu ke Mapolres Pesawaran.

“Anak saya dipukul pakai rantai sampai tidak bisa berjalan, bahkan sempat mau dipukul pakai batu. Kami sudah mendatangi pelaku, tapi tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini,” jelas Ebdal.

Ia berharap pihak kepolisian, khususnya Polres Pesawaran, dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut dan memproses terduga pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami berharap kasus ini cepat ditindaklanjuti. Anak saya mengalami cedera parah, trauma, dan harus dirawat di rumah sakit karena hasil visum menunjukkan adanya retak tulang di kaki kanan,” pungkasnya. (*)

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Persiapan Lomba Pingpong di SKB Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Lapor Polisi
Rekanan Klarifikasi Insiden PJU di Pesawaran, Tegaskan Tidak Ada Korban Jiwa
Diduga Rem Blong, Truk Fuso Picu Kecelakaan Beruntun Delapan Mobil di Jalinbar
Begal Sadis di Abung Selatan, Wanita Muda Terluka dan Motor Raib
Polda Lampung Hadir Pulihkan Trauma Warga Way Halim Pasca Banjir
Tragis! Tak Sempat Lari, Pria 39 Tahun Tewas Terpanggang di Dalam Rumah
Tragis! Pulang dari Sawah, Dua Warga Bagelen Tersambar Petir
CCTV Rusak, Motor Pegawai PUPR Pesawaran Digondol Maling di Siang Bolong
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Persiapan Lomba Pingpong di SKB Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Lapor Polisi

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:45 WIB

Rekanan Klarifikasi Insiden PJU di Pesawaran, Tegaskan Tidak Ada Korban Jiwa

Selasa, 28 April 2026 - 21:00 WIB

Diduga Rem Blong, Truk Fuso Picu Kecelakaan Beruntun Delapan Mobil di Jalinbar

Kamis, 23 April 2026 - 11:52 WIB

Begal Sadis di Abung Selatan, Wanita Muda Terluka dan Motor Raib

Rabu, 15 April 2026 - 18:40 WIB

Polda Lampung Hadir Pulihkan Trauma Warga Way Halim Pasca Banjir

Berita Terbaru