LAMPUNGCORNER.COM, TULANGBAWANG – Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tulang Bawang sepanjang tahun 2021 sangat memuaskan dibandingkan tahun 2020.
Pasalnya, capaian PAD tahun 2021, sebesar Rp 29 Miliyar atau 80, 87 %, sementara tahun 2020 lalu sebesar Rp 24, 3 Miliyar atau 67, 81%, ada peningkatan Rp 5 Miliyar dari tahun 2020,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah Tulang Bawang, Ferli Yuledi, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis ( 30/12/12).
Ferli Yuledi, mengatakan, dibanding capaian tahun sebelumnya, tahun 2021 ada peningkatan.
Bapenda Tulang Bawang mempunyai tanggungjawab 11 jenis sektor pajak yakni, pajak Hotel target Rp 125 juta realisasi Rp 446 juta atau 355, 5, %, ini pajak hotel sangat luar biasa hasilnya.
Untuk pajak Restoran target 1.135 Miliyar realisasi Rp 1.045 Miliyar atau 92, 1%, lalu pajak Hiburan hanya 32% tidak capai target, pajak Reklame hanya 88,1 % juga tidak capai target, PPJ target Rp 14,4 Miliyar realisasi Rp 16, 32 Miliyar atau 113 %. Pajak Parkir target Rp 270 juta, terealisasi Rp 279 juta atau 103%. Pajak air tanah, targer Rp 1,1Miliyar, realisasi Rp 1,026 M, atau 93%. Pajak Sarang Burung walet, target Rp 50 juta, realisasi Rp 26 juta atau 52%.
Pajak mineral bukan logam dan batuan, target, Rp 1,049 Miliyar, realisasi Rp 141 juta atau 13,4%. PBB – 2 Target Rp 7,6 Miliyar realisasi Rp 7, 4 Miliyar atau 97% dan terakhir pajak BPHTB target Rp 1, 5 Miliyar realisasi, Rp 956 juta, atau 63%.
“Saya menilai, dari beberapa jenis sektor pajak sudah tercapai target seperti pajak hotel, parkir tinggal yang lain itu kita akan kejar sisa target pajak yang lain,” ujar Ferli.
Lebih lanjut, Ferli mengatakan, Untuk 2022 saya punya keyakinan PAD akan lebih bagus. Untuk pajak restoran banyak yang belum tertagih saya yakin mencapai target dan
pajak walet tahun depan akan kita maksimalkan,” Meski ditengah situasi pandemi Covid-19, Bapenda tetap berusaha keras memenuhi target PAD, 11 jenis sektor pajak akan kita maksimalkan semua ditahun 2022,” tegasnya.
(als)









