Sempat Kosong Dua Hari, Harga Telur di Lampung Utara Tembus Rp35 Ribu per Kg

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga telur ayam melambung tinggi.

Harga telur ayam melambung tinggi.

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Menjelang Hari Raya Idulfitri, harga telur ayam ras di Kabupaten Lampung Utara melonjak tajam. Setelah sempat tidak tersedia di pasaran selama dua hari, kini harga telur menembus Rp35 ribu per kilogram.

Kenaikan harga ini terjadi dalam waktu singkat. Tiga hari lalu, telur masih dijual sekitar Rp30 ribu per kilogram, bahkan sebelumnya berada di kisaran Rp29 ribu per kilogram.

Sumiyati, pedagang warung di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan, mengatakan pasokan telur sempat benar-benar kosong selama dua hari terakhir. Barang baru kembali masuk pada Senin siang, namun dengan harga yang jauh lebih tinggi.

“Sekarang sudah Rp35 ribu per kilo. Sebelumnya Rp29 ribu, lalu naik jadi Rp31 ribu. Dua hari kemarin sempat kosong, tidak ada barang sama sekali,” kata Sumiyati saat ditemui di warungnya, Senin (16/3/2026).

Baca Juga :  Sambut Ribuan Wartawan, PWI-Disparekraf Lampung Matangkan Persiapan HPN dan Porwanas 2027

Menurut Sumiyati, kelangkaan telur diduga karena pasokan diborong oleh program MBG sehingga distribusi ke pedagang kecil menjadi terbatas. Kondisi tersebut membuat sejumlah pedagang di Lampung Utara kesulitan mendapatkan stok.

“Untuk Lampung Utara kemarin memang susah dapat telur karena diborong MBG. Hari ini baru masuk lagi, tapi harganya sudah tinggi,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Marni, pedagang sayuran di Kelurahan Tanjung Aman. Ia menyebut harga telur kini rata-rata dijual Rp35 ribu per kilogram setelah sebelumnya sempat tidak tersedia di pasaran.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat Segera Dibangun di Lampura, Siap Beroperasi Tahun Ajaran 2027

“Dua hari kemarin kosong. Sekarang sudah ada lagi tapi harganya naik jadi Rp35 ribu per kilo,” kata Marni.

Marni berharap pasokan telur kembali stabil. Pasalnya, permintaan masyarakat diperkirakan akan terus meningkat menjelang Lebaran. Telur menjadi salah satu bahan utama yang banyak digunakan warga untuk membuat berbagai kue hari raya.

“Menjelang Lebaran biasanya banyak yang cari telur untuk buat kue. Harapannya stok tetap ada supaya masyarakat tidak kesulitan,” ujarnya.

Kenaikan harga telur ini diperkirakan masih berpotensi berlanjut seiring meningkatnya permintaan masyarakat dalam beberapa hari menjelang Idulfitri. (*)

Berita Terkait

MTsN 2 Pesawaran Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026
Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Kolaborasi Pertahanan Melalui Audiensi kepada Pangdam XXI/RI
Akademisi UIN Soroti Pembayaran UPS ASN Terpidana Korupsi, Desak Audit Administrasi
BKN Belum Putuskan Status, Tiga ASN Terpidana Korupsi Lampura Tetap Terima UPS
Bupati Hamartoni Beberkan Dasar Pengajuan Pinjaman Rp140 Miliar ke PT SMI
Pinjaman Rp140 Miliar Disepakati, Pemkab Lampura Prioritaskan Perbaikan 17 Ruas Jalan
Kapolsek Kedondong Jalin Silaturahmi ke Ponpes Ibnu Muhtaram Tanjung Kerta Way Khilau
Penerima Manfaat Keracunan, Ketua Karang Taruna Tegineneng Minta DPRD dan Pemda Pesawaran Evaluasi SPPG Trimulyo
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:38 WIB

MTsN 2 Pesawaran Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:32 WIB

Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Kolaborasi Pertahanan Melalui Audiensi kepada Pangdam XXI/RI

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:21 WIB

Akademisi UIN Soroti Pembayaran UPS ASN Terpidana Korupsi, Desak Audit Administrasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:19 WIB

BKN Belum Putuskan Status, Tiga ASN Terpidana Korupsi Lampura Tetap Terima UPS

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:38 WIB

Bupati Hamartoni Beberkan Dasar Pengajuan Pinjaman Rp140 Miliar ke PT SMI

Berita Terbaru