LAMPUNGCORNER.COM, Tulangbawang — Angin segar datang dari pemerintah pusat terkait pembangunan infrastruktur dan pariwisata di Provinsi Lampung.
Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, menegaskan kembali komitmennya membangun infrastruktur untuk perkeretaapian, bandara, dan pelabuhan.
“Ke depan ada kereta bandara sehingga perjalanan ke Bandara Radin Inten II lebih singkat,” ujar Budi dalam video conference bersama pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, Kamis (19/8/2021).
Kereta bandara pertama di Lampung ini rencananya beroperasi pada tahun 2022.
Kereta bandara ini tidak akan menggunakan jalur baru, namun mempergunakan jalur yang sudah ada.
Kemenhub cukup membangun satu stasiun di seberang Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan.
Dalam kesempatan ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengusulkan memperbaiki potensi wisata.
“Seperti kawasan wisata Krui, Pesisir Barat dan Teluk Lampung sebagai destinasi wisata dunia,” ungkapnya.
Sementara, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengusulkan 10 prioritas pembangunan infrastuktur dan pengembangan wilayah di provinsi ini.
1. Kawasan terpadu pariwisata Bakauheni (Bakauheni Harbour City).
2. Pengembangan Bandara Radin Inten II dan pusat kesehatan internasional.
3. Sistem penyediaan air minum (SPAM) regional Lampung.
4. Pembangunan jalan tol dari exit tol Lematang menuju Pelabuhan Panjang.
5. Pengembangan kawasan pertanian holtikultura, perkebunan, dan peternakan di Tanggamus, Lampung Barat, dan Pesisir Barat.
6. Sport center dan exhibiton center Lampung.
7. Revitalisasi tambak di kawasan sentra produksi udang.
8. Terminal Kota Baru tipe A.
9. Pengembangan jalur wisata Teluk Lampung sampai kawasan industri Tanggamus (Kotaagung – Sp. Kuripan – Cukuhbalak – Teluk Kiluan).
10. Revitalisasi tambak udang (shrimp farm) dari tradisional menjadi semi intensif di Lampung Selatan. (*)
Red









