LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) untuk Provinsi Lampung bervariatif.
Terbesar, tentu untuk Pemprov Lampung sebesar Rp3,065 triliun lebih disusul Kabupaten Lampung Tengah Rp2,261 triliun.
Sementara, TKDD terendah adalah Kota Metro Rp568,320 miliar. Adapun terendah kedua Kabupaten Pesisir Barat Rp660,033 miliar.
Sebaran TKDD lainnya yakni Lampung Barat (Rp880,772 miliar), Lampung Selatan (Rp1,733 triliun), dan Lampung Utara (Rp1,473 triliun).
Berikutnya, Lampung Timur (Rp1,8 triliun), Tanggamus (Rp1,443 triliun), Tulangbawang (Rp1,018 triliun), dan Waykanan (Rp1,161 triliun).
Kemudian, Bandarlampung (Rp1,417 triliun), Pesawaran (Rp1,058 triliun), Pringsewu (Rp1,023 triliun), Mesuji (Rp764,153 miliar), dan Tulangbawang Barat (Rp749,568 miliar).
Hal ini diketahui dalam penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan TKDD 2022 di Ballroom Hotel Novotel, Rabu (1/12/2021).
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menjelaskan, total belanja provinsi ini mencapai Rp8,36 triliun yang dialokasikan untuk 468 satuan kerja (satker).
Sedangkan untuk alokasi transfer ke daerah dianggarkan Rp21,07 triliun meliputi Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak dan Sumber Daya Alam, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus Fisik, Dana Alokasi Khusus Non Fisik, Dana Insentif Daerah, dan Dana Desa.
Ia juga menyampaikan target Indikator makro pembangunan daerah tahun 2022 untuk Provinsi Lampung.
Pertama, pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung diharapkan akan membaik dan diproyeksikan tumbuh sebesar 4,3 sampai 5,3 persen.
Kedua, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada kisaran 4 sampai 4,7 persen.
Ketiga, persentase penduduk miskin pada kisaran 11,4 sampai 12,05 persen.
Keempat, tingkat ketimpangan (rasio gini) pada kisaran 0,32 sampai 0,33 persen.
Kelima, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) diharapkan mencapai 70 71,49 atau masuk kategori tinggi.
Ia berharap kepada jajaran, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan kepala daerah di Provinsi Lampung, menggunakan DIPA dan TKDD 2022 dengan baik.
“Sehingga memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” paparnya. (*)
Red















