Home / BANDAR LAMPUNG / HUKUM

Rabu, 16 Juni 2021 - 15:06 WIB

Tok! Hermansyah Hamidi Divonis 6 Tahun Penjara dan Ganti Rp5 Miliar

Suasana sidang vonis terdakwa Hermansyah Hamidi di PN Tanjungkarang, Rabu (16/6/2021). Foto: Sulaiman

Suasana sidang vonis terdakwa Hermansyah Hamidi di PN Tanjungkarang, Rabu (16/6/2021). Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, BandarlampungTerdakwa korupsi kasus fee proyek Pemkab Lampung Selatan (Lamsel) Hermansyah Hamidi  yang merupakan mantan Kadis PUPR, divonis enam tahun penjara oleh majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang, Rabu (16/6/2021).

Hakim Ketua Efiyanto saat membacakan putusan menyatakan, Hermansyah Hamidi terbukti bersalah dan selain vonis enam tahun penjara, terdakwa juga didenda Rp300 juta subsider empat bulan penjara.

“Selain itu terdakwa dikenakan pidana uang pengganti Rp5 miliar apabila putusan telah berkekuatan hukum tetap selama satu bulan. Harta bendanya juga akan disita dan dilelang. Apabila tidak mencukupi akan diganti pidana penjara 1,6 tahun penjara,” tambah Efiyanto.

Sementara hal yang memberatkan, lanjut Efiyanto, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi, serta keterangannya berbelit-belit di persidangan.

“Hal yang meringankan, terdakwa tidak pernah dipidana dan sudah mengabdi selama 30 tahun sebagai ASN,” ujarnya.

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa yakni tujuh tahun penjara dan pidana denda sebesar Rp500 juta subsider enam bulan penjara.

Atas vonis tersebut, Hermansyah Hamidi memilih pikir-pikir, begitu pula dengan jaksa.

Hakim menyatakan, Hermansyah Hamidi terbukti bersalah dan telah melanggar  Pasal 12 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana juncto Pasal 65 ayat (1) KUHPidana. (*)

Red

Share :

324 views

Baca Juga

BANDAR LAMPUNG

Kebutuhan Oksigen Lampung Sekarat, Dapat Bantuan dari Perusahaan Swasta

BANDAR LAMPUNG

Soal Eva Dicoret dari Bursa Calon Wali Kota, PDIP Lampung: Kita Tidak Bisa Tidak Sehati

BANDAR LAMPUNG

Pemilihan Ketua PBNU dilaksanakan di GSG Unila Malam Ini

HUKUM

Puluhan Perempuan dan Anak Jadi Korban Kekerasan

BANDAR LAMPUNG

Pusri Kirim 150 Tabung Oksigen 6 M3 untuk RSUDAM

BANDAR LAMPUNG

Kasus Suap PMB, Lima Dekan Unila Dimintai Keterangan KPK

BANDAR LAMPUNG

Berat! Penduduk Lampung yang Bisa Mudik Diprediksi cuma 363 Ribu Orang

BANDAR LAMPUNG

Razia Besar-besaran Lampung Dimulai, Tujuh Pelanggaran Langsung Ditilang