Tragis! Petani Kopi Musiman Ditemukan Tewas Mengenaskan, Diduga Diterkam Harimau di TNBBS

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potongan tubuh korban saat dievakuasi di Puskesmas Airhitam.

Potongan tubuh korban saat dievakuasi di Puskesmas Airhitam.

LampungCorner.com, LAMBAR – Kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) kembali menyimpan kisah kelam. Seorang petani kopi musiman, Sudarso (50), warga Karang Randu, Jawa Tengah, ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan setelah dua hari dilaporkan hilang di hutan Talang Lobang, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Lampung, Selasa (27/5/2025).

Penemuan jenazah korban bermula dari laporan warga yang mencium aroma busuk menyengat di sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Tim gabungan dari Puskesmas Airhitam, polisi, TNI, aparat kecamatan, dan aparatur Pekon Sukadamai segera melakukan penyisiran.

Namun yang mereka temukan sungguh mengerikan, dari tubuh korban hanya bagian kepala yang masih utuh. Tidak ada bagian tubuh lain yang tersisa, kecuali potongan pakaian yang dikenakannya saat terakhir terlihat.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Gelontorkan Rp143,7 Miliar, Rencana Perbaikan Jalan di Tulang Bawang

Kepala Puskesmas Airhitam, Yepi Sigrias Ruhyani, memimpin langsung pemeriksaan di lokasi. Tim menemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada serangan satwa liar, salah satunya harimau.

“Ditemukan jejak kaki dan kotoran harimau di sekitar lokasi. Selain itu, kami menemukan tulang paha yang telah patah, potongan kulit, dan rambut kepala. Diduga korban telah meninggal dua hari sebelumnya,” ujarnya singkat.

Peratin Sumber Alam, Husain, menyebutkan bahwa Sudarso merupakan petani kopi musiman yang sudah lama membuka kebun di wilayah Talang Lobang. Ia tinggal di sebuah gubuk sendirian, terpisah dari sang adik, Triono, yang juga berkebun di lokasi yang sama.

Baca Juga :  Gelar Diskusi Olahraga, PWI Lampung Matangkan Kesiapan Porwanas 2027

“Mereka penduduk musiman. Selama ini, almarhum memang tinggal sendiri di tengah hutan,” ujar Husain.

Meski penyebab pasti kematian masih menunggu hasil investigasi lanjutan, dugaan kuat mengarah pada serangan satwa buas penghuni hutan lindung TNBBS.

Pihak keluarga di Jawa Tengah telah diberi kabar duka. Mereka meminta agar sisa jenazah yang ditemukan dapat dipulangkan ke kampung halaman untuk dimakamkan dengan layak.

“Jenazah akan dihantarkan malam ini oleh tim ambulans dari Puskesmas Airhitam,” tutup Husain. (*)

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Prihatin Dugaan Ancaman Terhadap Wartawan, Triga Lampung Desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas PSDA
Ketua Dewan Korpri Marindo Kurniawan, Kukuhkan Pengurus PAW Kabupaten Way Kanan Masa Bakti 2023-2028
Sekdaprov Marindo Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Kota Baru
Sidak Dini Hari Dirjenpas di Rutan Kotabumi, Indikasi HP Ilegal Terbongkar
Gelar Diskusi Olahraga, PWI Lampung Matangkan Kesiapan Porwanas 2027
Resmi! Kejati Lampung Tetapkan Mantan Gubernur Arinal Djunaidi Tersangka Korupsi PT LEB
Sekdaprov Marindo Paparkan Penguatan Transformasi Ekonomi Daerah, Hilirisasi Komoditas di Acara Bank Indonesia Tahun 2026
Wagub Jihan Hadiri Harlah Muslimat NU ke-80, Perkuat Peran Perempuan Dalam Pemberdayaan Ekonomi
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:53 WIB

Prihatin Dugaan Ancaman Terhadap Wartawan, Triga Lampung Desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas PSDA

Kamis, 30 April 2026 - 14:36 WIB

Ketua Dewan Korpri Marindo Kurniawan, Kukuhkan Pengurus PAW Kabupaten Way Kanan Masa Bakti 2023-2028

Rabu, 29 April 2026 - 20:15 WIB

Sidak Dini Hari Dirjenpas di Rutan Kotabumi, Indikasi HP Ilegal Terbongkar

Rabu, 29 April 2026 - 18:31 WIB

Gelar Diskusi Olahraga, PWI Lampung Matangkan Kesiapan Porwanas 2027

Selasa, 28 April 2026 - 22:48 WIB

Resmi! Kejati Lampung Tetapkan Mantan Gubernur Arinal Djunaidi Tersangka Korupsi PT LEB

Berita Terbaru