Upacara Bendera di Lumpur, Warga Marga Belimbing Ancam Golput di Pemilu 2024

- Jurnalis

Kamis, 18 Agustus 2022 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga beserta siswa sekolah upacara di tengah kubangan lumpur. Foto: Riki S

Warga beserta siswa sekolah upacara di tengah kubangan lumpur. Foto: Riki S

LAMPUNGCORNER.COM, Pesisir Barat — Sudah 77 tahun Indonesia Merdeka. Namun, gegap gempita pembangunan tidak dirasakan oleh warga di empat pekon (desa) ini.

Pekon dimaksud yakni Siring Gading, Way Tias, Way Haru, dan Bandar Dalam. Semuanya di Kecamatan Bengkunat, Pesisir Barat (Pesibar).

Pasalnya, empat pekon tersebut hingga kini masih terisolasi. Akses menuju ke sana sangat sulit.

Meski begitu, masyarakat Marga Belimbing di empat pekon tetap memeringati HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Upacara pengibaran bendera merah putih dipusatkan di wilayah Karang Bolong, Pekon Bandar Dalam.

Baca Juga :  Sidak Dini Hari Dirjenpas di Rutan Kotabumi, Indikasi HP Ilegal Terbongkar

Namun upacara tidak dilakukan di tanah datar. Melainkan di atas kubangan lumpur. Tiangnya, sebatang pohon bambu yang tertancap di tengahnya.

Hal tersebut sebagai bentuk protes masyarakat di empat pekon tersebut kepada pihak yang mempersulit pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.

Upacara dipimpin Wakil Bupati Pesibar, Zulkoini Syarif, yang merupakan Saibatin Marga Belimbing di empat pekon tersebut.

Hadir tokoh adat, masyarakat, dan agama, beserta pelajar dan pihak terkait lainnya.

Baca Juga :  DPRD Pesawaran Sidak Tambang Galian C, Aktivitas Dihentikan Sementara

Tasman, tokoh adat setempat mengatakan pada tahun 1934, Belanda memberikan Perjanjian Enclave kepada Marga Belimbing yang dinilai memermudah masyarakat.

“Sedangkan pada saat ini justru sebaliknya, Marga Belimbing sulit merasakan nikmatnya kemerdekaan yang tertuang dalam UUD 1945,” ungkapnya.

Ia bahkan mengancam Marga Belimbing –dengan penduduk kurang lebih 8 ribu jiwa di daerah tersebut, memboikot Pemilu 2024 dengan serentak Golput. (*)

 

Red

Berita Terkait

Muskab Apindo Pesibar Tetapkan Arkhan Yusuf Arrahman sebagai Ketua Secara Aklamasi
Pekon Raja Basa Kecamatan Ngarasa Kabupaten Pesisir Barat Lampung, salurkan BLT-DD Tahap 2 Tahun 2025
Bupati Pesisir Barat , Dedi Irawan, secara resmi menutup Turnamen Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia Cup Tahun 2025
Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan Melepas Langsung 10 Jamaah Umroh Tahun 2025,
Kunjungan Pengurus Koperasi Produsen Tani Nelayan Lampung
Memperingati Hari Disabilitas Internasional Dengan Menggelar Pentas Seni di Lobby Teluk Stabas, Gedung Marga Sai Batin Pemkab Pesibar
Bupati Pesisir Barat Meninjau Pembangunan Jalan Menuju RUSD KH. Muhammad Thohir
Pengajian Rutin di Masjid Nurul Falah Pekon Suka Baru Kecamatan Way Krui
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:58 WIB

Muskab Apindo Pesibar Tetapkan Arkhan Yusuf Arrahman sebagai Ketua Secara Aklamasi

Senin, 5 Januari 2026 - 14:01 WIB

Pekon Raja Basa Kecamatan Ngarasa Kabupaten Pesisir Barat Lampung, salurkan BLT-DD Tahap 2 Tahun 2025

Senin, 8 Desember 2025 - 20:55 WIB

Bupati Pesisir Barat , Dedi Irawan, secara resmi menutup Turnamen Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia Cup Tahun 2025

Senin, 8 Desember 2025 - 20:50 WIB

Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan Melepas Langsung 10 Jamaah Umroh Tahun 2025,

Senin, 8 Desember 2025 - 20:45 WIB

Kunjungan Pengurus Koperasi Produsen Tani Nelayan Lampung

Berita Terbaru