Home / BREAKING NEWS / HUKUM / NASIONAL

Minggu, 19 September 2021 - 19:59 WIB

2 Orang Tewas dalam Baku Tembak Satgas dan MIT, Salah Satunya Ali Kalora

Ilustrasi Kalbi Rikardo Rilislampung.id/Lampungcorner.co.Grup

Ilustrasi Kalbi Rikardo Rilislampung.id/Lampungcorner.co.Grup

LAMPUGCORNER.COM, Sulawesi Selatan — Dua orang tewas dalam baku tembak Satgas Madago Raya dengan buronan teroris Poso di Desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Sabtu (18/9/2021).

Keduanya adalah Ali Ahmad alias Ali Kalora yang merupakan pemimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, dan Ikrima alias Jaka Ramadhan alias Rama. Mereka meregang nyawa di lokasi kejadian.

Kapolda Sulawesi Selatan Inspektur Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi membenarkan hal itu. Kontak tembak terjadi pada Sabtu pukul 18.00 WITA.

BACA JUGA  Polisi Berhasil Menangkap Dua Pria Terduga Pembunuhan Bos Konter di Tanggamus

Menurut Rudy, Satgas Madago Raya juga telah mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu pucuk senjata api laras panjang jenis M16 diduga milik Ali Kalora, dua ransel, satu buah bom tarik, dan satu bom bakar.

”Dengan ditangkapnya 2 DPO teroris Poso, maka sisa tinggal 4 orang,” kata Rudy dalam keterangannya, Minggu (19/9/2021).

Ia mengimbau agar empat buronan atau DPO (Daftar Pencarian Orang) teroris Poso segera menyerahkan diri kepada petugas.

BACA JUGA  Puluhan Perempuan dan Anak Jadi Korban Kekerasan

“Diharapkan DPO teroris Poso untuk segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas terukur apabila bertemu di lapangan,” tegas Kapolda.

Adapun keempat DPO teroris Poso adalah Askar alias Jaid alias Pak Guru, Nae alias Galuh alias Muklas, Suhardin alias Hasan Pranata, dan Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang.

Sebagai informasi, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Rudy Sufahriadi dipercaya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memimpin pengejaran DPO teroris Poso. (*)

Red

Share :

50 views

Baca Juga

HUKUM

Jerat Leher Ayah Kandung hingga Tewas, Warga Kedondong Diancam Seumur Hidup

BANDAR LAMPUNG

Awal November, Bayar Pajak Kendaraan Bisa secara Online

NASIONAL

Melonguane Sulut Kembali Diguncang Gempa 5,2 Magnitudo

BANDAR LAMPUNG

Polisi Kantongi Identitas Anak Punk yang Keroyok Pengunjung Taman Gajah

BANDAR LAMPUNG

Kasus Pengeroyokan Perawat Puskesmas Kedaton Dilimpahkan ke Kejari Bandarlampung

HUKUM

Terlibat Cekcok Mulut Dua Remaja Duel, Hingga Tewas

BANDAR LAMPUNG

Oknum Polisi Diamankan Terkait Perampasan-Pencurian Toyota Yaris Milik Mahasiswa

BANDAR LAMPUNG

Kejati Lampung Cari Unsur Pidana dari Dana Hibah KONI Rp30 M