Harga Telur Ayam Meroket, Mendag : Produksi Turun dan Dipakai Bansos

- Jurnalis

Kamis, 30 Desember 2021 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang menyortir telur ayam ras untuk pembeli. Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Pedagang menyortir telur ayam ras untuk pembeli. Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

LAMPUNGCORNER.COM, Jakarta – Selama sebulan terakhir, harga telur ayam meroket tajam. Saat ini harga telur ayam mencapai Rp 30.000 per kg, naik Rp 3.000 hanya dalam selang waktu satu pekan.

Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Muhammad Lutfi, mengatakan harga telur melonjak diakibatkan oleh produksi telur di Indonesia memang sedang turun. Tak hanya itu, pasokannya berkurang karena harus dipakai untuk bantuan sosial atau bansos.

“Sekarang naik karena jumlahnya akhir tahun ini hotel restoran katering buka, jadi supply mengecil. Kedua, dipakai bansos,” ujar Mendag seusai Sidang Kabinet Paripurna di Istana, Jakarta, Kamis (30/12/2021).

Baca Juga :  SPMB SMP Negeri 2026 Segera Dimulai, Disdik Lampura Ingatkan Orang Tua Cermati Kuota dan Tahapan

Selain telur, Mendag juga mengatakan memang beberapa komoditas lainnya seperti minyak goreng dan cabai juga mengalami lonjakan. Kendati demikian, dia memastikan secara umum harga pangan tetap stabil. Hal itu mengacu pada nilai indeks inflasi terutama volatilitasnya hanya 0,86 persen year to date sampai November 2021.

Untuk meredam lonjakan tersebut, Mendag mengatakan beberapa upaya yang sudah dilakukan pemerintah di antaranya menyediakan 11 juta liter minyak goreng seharga Rp 14 ribu per liter, serta rencana memberikan subsidi minyak goreng curah.

Baca Juga :  Rakor Tim Percepatan TP2TBC Kabupaten Pesawaran, Wagub Jihan Dorong Tangani TBC secara Masif

“Pada saat bersamaan, kami koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan berikan subsidi (minyak goreng curah) dari BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit). Sedang dalam proses, karena kita sudah uji coba mekanisme subsidi,” pungkasnya.

 

Red

Berita Terkait

Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah
Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029
Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat
Presiden Prabowo Subianto Buka Munas HIPMI ke-XVIII di Bandar Lampung
HIPMI Lampung Gelar Rapat Pembukaan, Siap Sukseskan MUNAS ke-XVIII
Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen
Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Dampak El Nino terhadap Sektor Pertanian
Gubernur Mirza Sambut Inisiatif Bakrie Center Fondation, Perkuat Sinergi Bumdes Penggerak Ekonomi Desa
Berita ini 25 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36 WIB

Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:10 WIB

Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:42 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:21 WIB

Presiden Prabowo Subianto Buka Munas HIPMI ke-XVIII di Bandar Lampung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:59 WIB

HIPMI Lampung Gelar Rapat Pembukaan, Siap Sukseskan MUNAS ke-XVIII

Berita Terbaru