Musrenbang, Pemkab Lampura Dituntut Atasi Angka Kemiskinan

- Jurnalis

Rabu, 24 Maret 2021 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Musrenbang RKPD Lampura. FOTO: DISKOMINFO LAMPURA

Kegiatan Musrenbang RKPD Lampura. FOTO: DISKOMINFO LAMPURA

Lampung Utara – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Edi Yanto memberikan sejumlah catatan kritis dalam Musrenbang Pemkab Lampung Utara, Selasa (23/3/2021).

Pertama, musyarawah perencanaan pembangunan (Musrenbang) terkesan hanya menjadi kegiatan rutin tahunan.

Padahal, musrenbang ini sebuah mekanisme menyusun program pembangunan secara berjenjang, dimulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

”Saya tekankan setiap tahun harus ada yang menjadi prioritas pembangunan. Musrenbang ini langkah awal untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai,” tandasnya.

Kedua, menurut Edi, Lampura merupakan kabupaten tua yang sudah banyak melahirkan daerah otonomi baru.

Dulunya kabupaten ini merupakan daerah perkebunan dan pertanian. Namun potensi ini belum digali maksimal sehingga perlu ditopang kembali.

Untuk itulah, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang ingin menjadikan Lampung penghasil terbesar lada hitam, ingin Lampura menjadi salah satu fokus pembangunan.

Baca Juga :  Komisi III DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri

Ketiga, angka kemiskinan juga harus menjadi perhatian. Data statistik mencatat ada 19,3 persen penduduk miskin di Lampura pada 2020.

”Nah ini harus kita kecilkan angkanya. Kemudian angka harapan hidup juga harus semakin baik dari sekarang yang mencapai 67,67 persen,” ingat Edi.

Edi juga berharap berbagai program pembangunan di tahun 2022 bisa memperbaiki data statistik. Kemudian juga pemulihan Pandemi Covid-19 menjadi fokus perhatian pemerintah daerah.

Sementara itu, Bupati Lampura Budi Utomo menjelaskan kabupaten ini telah mengalami beberapa kali pemekaran wilayah.Konsekuensinya tentu saja selain mengurangi luas wilayah, juga berimbas pada kurangnya beberapa potensi dan sumber daya daerah.

Karena itu, dia berharap melalui Musrenbang dapat menjadi media interaktif bagi segenap stakeholders dalam menetapkan program kegiatan.

Baca Juga :  Galang Putra Rahman Dilantik Jadi Wabup Way Kanan, Termasuk yang Termuda di Lampung

”Selain itu, saya mengajak seluruh komponen menjaga kondusivitas daerah, kenyamanan dan ketertiban umum,” ungkapnya.

Dalam laporannya, Sekkab Lampura Lekok mengatakan, rumusan hasil musrenbang akan menjadi pedoman penyusunan rencana pembangunan dalam rancangan APBD tahun 2022.

Sedangkan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampura, Andi Wijaya, menyatakan ada beberapa isu strategis dan prioritas pembangunan Lampura.

Pertama, kabupaten yang memiliki 23 kecamatan dan 232 desa ini memiliki ketergantungan tinggi pada sektor pertanian. Kedua, angka kemiskinan dan pengangguran yang masih tinggi.

Ketiga, SDM masyarakat yang berkualitas dan berbudaya juga menjadi isu strategis pembangunan. ”Keempat, terkait dengan tata kelola pemerintahan,” tuturnya. (*)

 

editor:redaksi

Berita Terkait

Dua Bulan Berlatih, Siswi Insan Robani Ini Berhasil Raih Juara III
CFD Lampura Digelar Minggu Besok, 80 Booth UMKM Siap Meriahkan Kotabumi
Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Lampura, Bunda Literasi: Bertutur Jadi Jalan Anak Mengenal Kekuatan Literasi
Akademisi Soroti Selter JPTP Lampura, Ingatkan Prinsip Merit dan Asas Legalitas
Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial
Ukir Prestasi Sebagai Camat Abung Selatan, Agus Rama Halik Bidik Kursi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan
Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Lampura Sepakati Orgen Tunggal Hanya sampai Pukul 17.00 WIB
Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 09:33 WIB

Dua Bulan Berlatih, Siswi Insan Robani Ini Berhasil Raih Juara III

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:42 WIB

CFD Lampura Digelar Minggu Besok, 80 Booth UMKM Siap Meriahkan Kotabumi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Lampura, Bunda Literasi: Bertutur Jadi Jalan Anak Mengenal Kekuatan Literasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Akademisi Soroti Selter JPTP Lampura, Ingatkan Prinsip Merit dan Asas Legalitas

Selasa, 29 September 2026 - 17:16 WIB

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Berita Terbaru