Berujung Saling Lapor, Versi PLN: Konsumen Mengeroyok Petugas

- Jurnalis

Rabu, 28 Desember 2022 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi PLN/ Istimewa

Ilustrasi PLN/ Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Pemukulan oleh oknum petugas PLN kepada warga di Langkapura menggunakan tang berujung saling lapor, Rabu (28/12/2022).

Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Lampung, Elok Faiqoh Saptining Ratri, mengatakan PLN UID Lampung menyayangkan peristiwa itu.

Diketahui, dugaan penganiayaan terjadi di rumah Jalan Purnawirawan No. 72 Gang Swadaya 6 Langkapura, Kamis (22/12/2022).

“Terkait pemberitaan yang menyebutkan petugas PLN melakukan penganiayaan terhadap pelanggan atau penghuni rumah tersebut adalah tidak benar,” sebutnya.

Menurut dia, tiga petugas dari  PT Haleyora Powerindo, yang juga mitra PLN, mendatangi rumah Zangga Wijaya (25).

Baca Juga :  SIWO PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas, Sistem Digital Siap Cegah Kecurangan Atlet

Ketiganya bernama Akhmad, Khairul Anam, dan Yulifransyah. Mereka ditugaskan memutus listrik karena menunggak dua bulan.

Kunjungan itu adalah yang kali kelima berdasarkan janji yang disampaikan penghuni rumah.

“Namun, pelanggan tidak kunjung membayar tagihan rekening listrik hingga peristiwa itu terjadi,” sebutnya.

Dia menerima laporan saat akan dilakukan pemutusan pada alat pengukuran atau kwh meter, pelanggan menolak.

“Kemudian pelanggan mengejar dan memukul salah satu petugas yakni Khairul Anam,” sebutnya.

Pemukulan itu berakibat luka cakar di dahi. Juga memar di kepala belakang akibat dipukul pot bunga pelanggan.

Baca Juga :  Dulu Satu Jam Kini Lima Menit, Jalan Rawa Jitu-Umbul Mesir Ubah Wajah Distribusi Pertanian Tulang Bawang

“Petugas yang menjadi korban secara refleks melawan dengan peralatan kerja berupa tang yang dipegangnya,” jelasnya.

Tang akhirnya mengenai kepala salah satu penghuni rumah yang diketahui  bernama Zangga Wijaya.

“Perlawanan petugas dilakukan sebagai upaya perlindungan diri karena diserang terlebih dahulu dan dikeroyok penghuni rumah,” paparnya.

Meski begitu, sejak awal pihak PLN berharap masalah ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Namun penghuni rumah melapor ke polisi.

“Sehingga, petugas yang menjadi korban juga berencana melaporkan balik. Jadi, mari kita sama-sama menghormati proses hukum yang sedang berlangsung,” ujarnya. (*)

Red

Berita Terkait

Persiapan Lomba Pingpong di SKB Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Lapor Polisi
Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat
PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah
Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027
Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027
Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027
HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas
Berita ini 132 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Persiapan Lomba Pingpong di SKB Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Lapor Polisi

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:51 WIB

PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027

Berita Terbaru