Diduga Tercemar Limbah Onggok, Sumur Warga di Lampura Keruh dan Bau

- Jurnalis

Selasa, 4 April 2023 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Febri Harjaya saat menunjukkan sumur miliknya keruh dan bau, Selasa (4/4/2023)

Febri Harjaya saat menunjukkan sumur miliknya keruh dan bau, Selasa (4/4/2023)

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung utara — Warga di Likungan IV Fajar Ratu, Kelurahan Kotabumi Ilir, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mengeluhkan pencemaran lingkungan yang diduga limbah ampas singkong atau onggok.

Hal tersebut, mengakibatkan perubahan warna keruh dan bau pada air sumur di rumah warga.

Febri Harjaya warga Lingkungan IV Kotabumi Ilir mengaku, jika musim hujan tiba, air sumur miliknya berubah menjadi keruh, berlumpur dan bau. Ia menduga karena ada resapan limbah onggok di sekitar rumahnya.

Menurutnya, onggok yang sekarang menumpuk di rawa tersebut, terbawa air saat hujan hingga masuk perkarangan rumah. Namun kondisi ini tidak terjadi saat musim kemarau.

“Lokasi penjemuran onggok itu ada di seberang jalan. Jaraknya sekitar 50 meter dari rumah,” jelas Febri, Selasa (4/4/2023).

Baca Juga :  Tangis Haru Sambut Kepulangan 393 Jemaah Haji Lampura, Wabup Romli Sampaikan Duka untuk Tiga Jemaah Wafat

Akibat kondisi tersebut, ia sekeluarga tidak berani untuk mengonsumsi air sumur. Sehingga mereka terpaksa mengambil air untuk keperluan masak dan minum di rumah orangtuanya.

Ia mengaku telah berusaha memberitahukan pihak pengelola onggok terkait kondisi sumurnya. Namun, keluhannya itu kurang mendapat respons dari mereka.

“Saya ini enggak minta apa-apa. Saya cuma minta mereka perbaiki lokasi penjemuran onggok itu agar tidak lagi hanyut dibawa air hujan,” imbuhnya.

Kepada Pemerintah Daerah serta Dinas terkait, agar meninjau lokasi tersebut.

“Harapan saya,  agar air sumurnya bisa digunakan kembali saat musim penghujan tiba,” harap Febri.

Baca Juga :  Respons Cepat Keluhan Warga, DLH Lampura Kerahkan Shovel dan Dump Truck

Terpisah,  Lurah Kotabumi Ilir Mulyadi membenarkan ada salah satu warganya yang mengeluhkan dampak dari hujan, kemudian sumurnya berubah menjadi keruh dan bau. Karena disekitar rumahnya ada lapak penjemuran onggok.

“Untuk sementara. baru satu warga yang melaporkan dan mengeluhkan,” ujar Mulyadi.

Pihak Kelurahan menurut Mulyadi sudah berookdinasi dengan yang punya lapak, agar dapat mencari solusi. Sehingga limbah onggok tidak masuk di perkarangan rumah warga.

“Secepatnya pihak lapak akan membenahi siring atau drainase, agar ketika hujan limbah tidak memasuki rumah warga, dan meresapi hingga menceramari air sumur, ” pungkas Lurah. (*)

Red

Berita Terkait

66 Capaska Lampura Digembleng Jelang HUT RI ke-81, Siap Emban Amanah Negara
Menuju HPN-Porwanas 2027, PWI Lampura Mulai Susun Strategi dan Seleksi Atlet
FGD UMKO Serukan Kebangkitan Adat Lampung demi Lampura yang Bermartabat
Tangis Haru Sambut Kepulangan 393 Jemaah Haji Lampura, Wabup Romli Sampaikan Duka untuk Tiga Jemaah Wafat
Lepas Ribuan Peserta Night Run, Bupati Hamartoni: Ini Momentum untuk Memperkuat Rasa Memiliki Daerah
Lokasi Penyambutan Jemaah Haji Lampura Berubah, Ini tempatnya!
Jalan Penghubung Tiga Kecamatan Dibangun, Hamartoni: Ini Jalur Penggerak Ekonomi Masyarakat
Kolaborasi Tangani Sampah, SPBU dan DLH Bergerak Bersihkan Kotabumi
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:39 WIB

66 Capaska Lampura Digembleng Jelang HUT RI ke-81, Siap Emban Amanah Negara

Senin, 22 Juni 2026 - 19:36 WIB

Menuju HPN-Porwanas 2027, PWI Lampura Mulai Susun Strategi dan Seleksi Atlet

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:02 WIB

FGD UMKO Serukan Kebangkitan Adat Lampung demi Lampura yang Bermartabat

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:37 WIB

Tangis Haru Sambut Kepulangan 393 Jemaah Haji Lampura, Wabup Romli Sampaikan Duka untuk Tiga Jemaah Wafat

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:10 WIB

Lepas Ribuan Peserta Night Run, Bupati Hamartoni: Ini Momentum untuk Memperkuat Rasa Memiliki Daerah

Berita Terbaru