Jangkau Pelosok, DPMPTSP Lambar Minta Mobil Rp800 Juta

- Jurnalis

Kamis, 3 Juni 2021 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor DPMPTSP dan Naker Lampung Barat. FOTO: RILISIDLAMPUNG/ Ari Gunawan

Kantor DPMPTSP dan Naker Lampung Barat. FOTO: RILISIDLAMPUNG/ Ari Gunawan

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung BaratDinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Lampung Barat (DPMPTSP dan Naker Lambar) mengusulkan dua kendaraan dinas (randis).

Randis ini menurut Kadis PMPTSP dan Naker, Edi Yusuf, dipergunakan untuk melakukan survei terutama di lokasi yang sulit untuk dijangkau.

”Tidak adanya randis merupakan sebuah kendala. Padahal, sangat berguna untuk mendukung kinerja pegawai,” paparnya, Rabu (2/6/2021).

Dia menjelaskan peningkatan kinerja akan memiliki dampak positif bagi Pendapatan Anggaran Daerah (PAD).

Baca Juga :  Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju

”Karenanya pada (APBD) perubahan nanti kita berharap usulan randis ini dapat direalisasikan,” ungkapnya, kepada rilislampung.id (group lampungcorner.com).

Randis yang diusulkan adalah Toyota Hilux double cabin. Dari situs auto2000.co.id, mobil dimaksud dengan tipe 2.4G (4×4) DSL M/T berharga Rp448.050.000. Sementara, untuk tipe 2.4E (4×4) DSL M/T Rp423.650.000.

Dengan asumsi nilai terendah saja, maka dua unit mobil itu bernilai Rp847.300.000.

Baca Juga :  Dinsos Lampura Perkuat DTSEN, Bantuan Sosial Ditargetkan Tepat Sasaran

“Kenapa kendaraan karena jangkauan saat survei lapangan lokasinya tidak menentu, bahkan sampai ujung Kecamatan Suoh yang medannya tergolong sulit,” jelas Edi.

Selain randis, Edi menerangkan honor front officejuga masih rendah. Saat ini ada di angka Rp300 ribu per bulan.

“Karenanya saya mengusulkan naik di angka Rp800 ribu sampai Rp1 juta per bulan. Ini sebagai penghargaan agar kerja mereka maksimal,” paparnya. (*)

Red

Berita Terkait

Bupati Ela Paparkan KUA-PPAS 2027, Delapan Prioritas Pembangunan Jadi Fokus
Bupati Ela Matangkan Persiapan Peresmian Sekolah Rakyat Permanen, Target Beroperasi 15 Agustus
Lampung Usulkan Kawasan Industri Pangan, Bappenas Siap Kaji
Penerima Manfaat Keracunan, Ketua Karang Taruna Tegineneng Minta DPRD dan Pemda Pesawaran Evaluasi SPPG Trimulyo
Lampung Rawan Sertifikat Ganda, ATR/BPN Siapkan Langkah Antisipasi
Pengamanan Aset Disorot, KPK Ungkap 8.000 Tanah Pemda Belum Bersertifikat Di Provinsi Lampung
Lampung Perkuat Tata Kelola Aset, ATR/BPN Siapkan 9 Program
Kesbangpol dan FKDM Lampura Perkuat Koordinasi, Antisipasi Konflik Sosial Sejak Awal
Berita ini 162 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:41 WIB

Bupati Ela Paparkan KUA-PPAS 2027, Delapan Prioritas Pembangunan Jadi Fokus

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:24 WIB

Lampung Usulkan Kawasan Industri Pangan, Bappenas Siap Kaji

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:58 WIB

Penerima Manfaat Keracunan, Ketua Karang Taruna Tegineneng Minta DPRD dan Pemda Pesawaran Evaluasi SPPG Trimulyo

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:13 WIB

Lampung Rawan Sertifikat Ganda, ATR/BPN Siapkan Langkah Antisipasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pengamanan Aset Disorot, KPK Ungkap 8.000 Tanah Pemda Belum Bersertifikat Di Provinsi Lampung

Berita Terbaru